Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dirjen WHO Sebut Varian Omicron Bisa Jadi Virus Berbahaya, Terutama Bagi Mereka yang Tidak Divaksin

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan Covid-19 varian Omicron dapat menjadi virus berbahaya, terutama bagi mereka yang tidak divaksin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rica Agustina
Editor: Inza Maliana
zoom-in Dirjen WHO Sebut Varian Omicron Bisa Jadi Virus Berbahaya, Terutama Bagi Mereka yang Tidak Divaksin
AFP
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus - Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan Covid-19 varian Omicron dapat menjadi virus berbahaya, terutama bagi mereka yang tidak divaksin. 

Sementara itu, Arab Saudi mencatat jumlah harian tertinggi kasus Covid-19 baru, di mana data Kementerian Kesehatan menunjukkan pada hari Rabu, tambahan mencapai 5.000 kasus.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Tokyo Jepang Terus Meningkat, Tingkat Kewaspadaan Naik ke Level 2

Baca juga: Lapor Covid-19 Minta Pemerintah Utamakan Pemberian Vaksin Primer Sebelum Booster

Dikutip dari Aljazeera, European Medicines Agency mengatakan penyebaran Omicron di seluruh benua mendorong Covid-19 menjadi penyakit endemik yang dapat dialami umat manusia.

Perkembangan penting lainnya, Palang Merah mengatakan Omicron mengancam akan membanjiri sistem kesehatan Asia Selatan.

WHO memperkirakan lebih dari setengah orang di Eropa dapat terkena Omicron pada bulan Maret.

WHO juga mengatakan vaksin booster berulang bukanlah strategi yang baik melawan varian virus yang muncul, dan bahwa lebih banyak upaya harus dilakukan untuk memastikan penduduk negara-negara berpenghasilan rendah mendapatkan dosis pertama mereka.

Baca juga artikel lain terkait Virus Corona

(Tribunnews.com/Rica Agustina)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas