Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Serangan di Sinagoge Texas: Semua Sandera Selamat, Pelaku Dilaporkan Tewas

Seorang rabi dan beberapa jemaah dibebaskan setelah sempat disandera oleh seorang pria bersenjata di sebuah sinagoge di Texas, Amerika Serikat.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Serangan di Sinagoge Texas: Semua Sandera Selamat, Pelaku Dilaporkan Tewas
Andy JACOBSOHN / AFP
Anggota tim SWAT dikerahkan di dekat Sinagoge Beth Israel di Colleyville, Texas, sekitar 40 kilometer sebelah barat Dallas, pada 15 Januari 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang rabi dan beberapa jemaah dibebaskan setelah sempat disandera oleh seorang pria bersenjata di sebuah sinagoge di Texas, Amerika Serikat, Sky News melaporkan.

Gubernur Texas Greg Abbott menulis di Twitter pada Sabtu (15/1/2022) malam waktu setempat:

"Doa dikabulkan - semua sandera keluar dengan selamat dan aman."

Sekitar 12 jam sebelumnya, ledakan keras seperti suara tembakan terdengar dari dalam sinagoge.

Setidaknya empat sandera, termasuk rabi, diyakini berada di dalam sinagoge Kongregasi Beth Israel di Colleyville tersebut.

Penyandera dilaporkan mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia ingin Aafia Siddiqui, seorang ahli saraf Pakistan, dibebaskan dari penjara federal.

Baca juga: PM Bennet: Warga Israel yang Tidak Divaksinasi Akan Ditolak Masuk Ke Sinagoga

Rekomendasi Untuk Anda

Baca juga: Sederet Artis Internasional Dukung Emma Watson, Menentang Israel Yang Menggusur Warga Palestina

Anggota tim SWAT dikerahkan di dekat Sinagoge Beth Israel di Colleyville, Texas, sekitar 40 kilometer sebelah barat Dallas, pada 15 Januari 2022.
Anggota tim SWAT dikerahkan di dekat Sinagoge Beth Israel di Colleyville, Texas, sekitar 40 kilometer sebelah barat Dallas, pada 15 Januari 2022. (Andy JACOBSOHN / AFP)

Siddiqui (49), dihukum sejak 2010 karena berusaha membunuh perwira AS di Afghanistan.

Ia kini ditahan di FMC Carswell di Fort Worth, Texas.

Seorang pejabat penegak hukum yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa penyandera sudah meninggal.

Motif penyerangan sinagoge itu masih belum jelas.

Polisi berusaha memastikan apakah pelaku dan Siddiqui memiliki hubungan keluarga.

Presiden AS Joe Biden mengatakan: "Ada lebih banyak yang akan kita pelajari di hari-hari mendatang tentang motivasi penyandera."

"Tetapi izinkan saya menjelaskan kepada siapa pun yang bermaksud menyebarkan kebencian, kami akan menentang anti-Semitisme dan melawan kebangkitan ekstremisme di negara ini."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas