Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Bantu Petakan Tingkat Kerusakan, Australia dan Selandia Baru Kirim Kapal Perang ke Tonga

pemerintah Tonga mengkonfirmasi dua kematian lokal, namun seorang diplomat Tonga di Australia menduga ada lebih banyak kematian yang telah terjadi.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Bantu Petakan Tingkat Kerusakan, Australia dan Selandia Baru Kirim Kapal Perang ke Tonga
AFP/HANDOUT
Cuplikan yang diambil dari rekaman satelit Himawari-8 Jepang dan dirilis oleh Institut Nasional Informasi dan Komunikasi (Jepang) pada 15 Januari 2022 menunjukkan letusan gunung berapi yang memicu tsunami di Tonga. - Letusannya begitu kuat hingga terdengar sebagai "suara guntur yang keras" di Fiji lebih dari 800 kilometer (500 mil) jauhnya. (Photo by Handout / NATIONAL INSTITUTE OF INFORMATION AND COMMUNICATIONS (JAPAN) / AFP) 

Dalam pernyataan pertamanya sejak bencana, pemerintah Tonga pada Selasa kemarin menyampaikan bahwa semua rumah telah hancur di Pulau Mango, sementara hanya dua rumah yang tersisa di Pulau Fonoifua.

"Hingga saat ini, ada tiga korban tewas yang dikonfirmasi termasuk warga negara Inggris yakni seorang wanita berusia 65 tahun dari Pulau Mango dan seorang pria berusia 49 tahun dari pulau Nomuka. Ada juga sejumlah korban luka-luka yang dilaporkan," jelas pernyataan pemerintah Tonga.

Payne menyebut kerusakan di negara kepulauan itu 'benar-benar menghancurkan' dan Selandia Baru serta Australia akan memberikan dukungan kepada pemerintah Tonga.

Perlu diketahui, HMNZS Wellington Selandia Baru berlayar dari Pangkalan Angkatan Laut Devonport dengan personel, peralatan serta persediaan untuk membantu upaya penyelamatan serta pembersihan.

HMNZS Wellington merupakan sebuah Kapal Patroli Lepas Pantai yang dirancang untuk pengawasan maritim, supply dan dukungan, serta misi patroli di sekitar pantai sepanjang 15.000 kilometer Selandia Baru, Samudra Selatan, dan Pasifik.

"Kapal itu membawa penyelam dan ahli hidrograf dari HMNZS Mataataua untuk mensurvei saluran pelayaran dan pelabuhan serta memiliki helikopter Seasprite untuk membantu pengiriman pasokan," kata Pasukan Pertahanan Selandia Baru.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta agar warga Tonga tetap berada di dalam rumah, karena abu di udara dan di tanah telah menimbulkan masalah kesehatan yang serius terkait polusi udara serta potensi kontaminasi pasokan makanan dan air.

Berita Rekomendasi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas