Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ratu Elizabeth Batalkan Rapat Virtual gegara Pilek Usai Terpapar Covid-19

Ratu Elizabeth II membatalkan agenda rapat virtual pada Selasa (22/2/2022) karena menderita pilek ringan setelah dinyatakan positif Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
zoom-in Ratu Elizabeth Batalkan Rapat Virtual gegara Pilek Usai Terpapar Covid-19
STEVE PARSONS / POOL / AFP
Sebuah gambar yang dirilis pada 4 Februari 2022, dan diambil bulan lalu, menunjukkan Ratu Elizabeth II dari Inggris melihat ke kipas Autograph Ratu Victoria, di samping pajangan memorabilia dari Golden dan Platinum Jubilees-nya, di Oak Room di Windsor Castle, sebelah barat London. 

"Yah, seperti yang Anda lihat, saya tidak bisa bergerak," kata Ratu kepada dua perwira militer senior selama audiensi Kastil Windsor minggu lalu.

Ratu Elizabeth memiliki sejumlah acara besar di bulan depan.

Ia diharapkan bisa menjadi tuan rumah acara Korps Diplomatik di Windsor pada 2 Maret dan menghadiri Commonwealth Service di Westminster Abbey pada 14 Maret.

Di akhir Maret, tepatnya tanggal 29, Ratu dijadwalkan hadir dalam upacara peringatan suaminya Pangeran Philip Duke of Edinburgh.

Inggris Siap Hidup dengan Covid-19

Pemerintah Inggris mengakhiri semua pembatasan Covid-19 serta pengujian virus corona gratis.

Perdana Menteri Boris Johnson menyatakan tes corona gratis itu akan berakhir pada 1 April mendatang.

Rekomendasi Untuk Anda

Masyarakat yang terpapar Covid-19 mulai Kamis ini juga tidak diwajibkan melakukan isolasi diri.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan kembali pembatasan Covid-19 karena varian Omicron, pada Rabu (8/12/2021).
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan kembali pembatasan Covid-19 karena varian Omicron, pada Rabu (8/12/2021). (AFP)

Baca juga: 90 Persen Sampel Acak Covid-19 di Indonesia Deteksi Varian Omicron 

Baca juga: Iran Kembalikan 820 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Buatan AS yang Disumbangkan oleh Polandia

Kendati demikian, otoritas kesehatan Inggris mengimbau publik tetap mengambil tindakan pencegahan seperti isolasi mandiri dan mengenakan masker.

Kepala Petugas Medis, Chris Whitty dan Kepala Penasihat Ilmiah Patrick Vallance menekankan perlunya terus memantau varian baru Covid-19.

Whitty menekankan bahwa virus corona ini masih menjadi masalah signifikan dan bukan penyakit yang bisa dianggap sepele.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas