Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Sebut Invasi Rusia ke Ukraina Telah Dimulai, Inggris Siap Jatuhkan Sanksi

Seorang menteri senior Inggris mengatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina telah dimulai sehingga Inggris akan menjatuhkan sanksi terhadap Moskow.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sebut Invasi Rusia ke Ukraina Telah Dimulai, Inggris Siap Jatuhkan Sanksi
Adrian DENNIS / AFP / POOL
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengadakan konferensi pers untuk pembaruan Covid-19 pada 8 Desember 2021. - Inggris akan menjatuhkan sanksi terhadap Rusia jika terjadi invasi ke Ukraina. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin telah mengerahkan pasukan ke dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina Timur yakni Donetsk dan Luhansk.

Pada Senin (21/2/2022), Putin telah mengakui Donetsk dan Luhansk sebagai wilayah merdeka.

Seorang menteri senior Inggris pada Selasa (22/2/2022) mengatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina telah dimulai sehingga Inggris akan menjatuhkan sanksi terhadap Moskow.

Seorang saksi mata Reuters melihat tank dan perangkat militer lainnya bergerak melalui kota Donetsk.

"Anda dapat menyimpulkan bahwa invasi ke Ukraina telah dimulai," kata Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid kepada Sky News.

"Rusia, Presiden Putin, telah memutuskan untuk menyerang kedaulatan Ukraina dan integritas teritorialnya," sambungnya, sebagaimana dikutip dari CNA.

"Kami akan memberlakukan sanksi seperti yang kami katakan akan selalu kami lakukan," katanya.

Baca juga: PM Inggris Boris Johnson Sebut Rusia Rencanakan Perang Terbesar di Eropa

Baca juga: Ukraina Pastikan Wilayah Udaranya Aman dan Terbuka untuk Maskapai Internasional

Rekomendasi Untuk Anda

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson menyebut Inggris akan menerapkan sanksi pada Rusia.

"Kami akan segera menerapkan paket sanksi ekonomi," kata Johnson kepada wartawan setelah pertemuan tanggap darurat pemerintah.

"Ini, harus saya tekankan, hanya rentetan pertama sanksi ekonomi Inggris terhadap Rusia, karena kami berharap saya khawatir akan ada lebih banyak perilaku irasional Rusia yang akan datang."

Sanksi tersebut, kata Johnson, akan "ditargetkan tidak hanya pada entitas di Donbass dan Luhansk dan Donetsk, tetapi di Rusia sendiri, menargetkan kepentingan ekonomi Rusia sekeras yang kami bisa."

Inggris telah mengancam akan memotong akses perusahaan Rusia ke dolar AS dan pound Inggris.

Itu artinya, akan menghalangi Rusia untuk meningkatkan modal di London dan untuk mengekspos apa yang disebut Johnson sebagai "boneka Rusia" dari properti dan kepemilikan perusahaan.

Inggris belum menjelaskan siapa yang akan terkena sanksi, tetapi telah berjanji bahwa tidak akan ada tempat bagi oligarki Rusia untuk bersembunyi.

Johnson mengatakan target dapat mencakup bank-bank Rusia.

Mobilisasi ratusan ribu pasukan Rusia di perbatasan dengan Ukraina.
Mobilisasi ratusan ribu pasukan Rusia di perbatasan dengan Ukraina. (YouTube)
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas