Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Imbas Perang Rusia, India dan Cina Berbondong-bondong Evakuasi Warganya

Invasi Rusia mendorong pemerintah India mengerahkan puluhan penerbangan untuk mengevakuasi seluruh warganya hingga tidak ada yang…

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Sejumlah orang Afrika yang mencoba melarikan diri dari Ukraina setelah Rusia menginvasi pada pekan lalu juga mengatakan mereka mengalami masalah dalam mendapatkan bus atau kereta api ke perbatasan Ukraina karena mereka berkulit hitam.

Namun, dengan begitu banyak pengungsi yang membanjiri penyeberangan perbatasan Ukraina, Serge Nyangi, yang membantu siswa Kongo mengakses beasiswa untuk belajar di Ukraina, mengatakan kepada DW bahwa dia yakin tuduhan rasisme dibesar-besarkan.

"Ada orang yang mencoba memanjat pembatas, ada yang berkelahi dengan penjaga. Jika Anda melihat apa yang terjadi di sana, Anda akan tahu bahwa penjaga tidak mungkin memilih siapa yang harus dilewati," katanya dalam wawancara telepon dari Ukraina. .

Manuel Assuncao, seorang mahasiswa Angola di Ukraina, mengatakan dia yakin sebagian dari masalahnya adalah kekacauan umum di dalam negeri, dengan begitu banyak orang menyelamatkan diri.

"Kami melihat tank lewat dan bom jatuh. Wajar jika orang-orang tegang," katanya kepada DW, Senin (28/02).

ha/hp (DW, AFP, NDTV)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas