Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Dituding Bantai Warga di Bucha, Saksi Mata: Tembakan Terkontrol Mengarah ke Kepala

Rusia baru-baru ini dituduh melakukan pembantaian kepada warga sipil di Bucha, wilayah pinggiran Ibu Kota Kyiv, Ukraina.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Daryono
zoom-in Rusia Dituding Bantai Warga di Bucha, Saksi Mata: Tembakan Terkontrol Mengarah ke Kepala
AFP/RONALDO SCHEMIDT
Tubuh seorang pria, dengan pergelangan tangan terikat di belakang punggungnya, terletak di sebuah jalan di Bucha, barat laut ibukota Kyiv pada 2 April 2022. - Mayat setidaknya 20 pria berpakaian sipil ditemukan tergeletak di satu jalan pada 2 April 2022, setelah pasukan Ukraina merebut kembali kota Bucha dekat Kyiv dari pasukan Rusia, kata wartawan AFP. Pasukan Rusia menarik diri dari beberapa kota dekat Kyiv dalam beberapa hari terakhir setelah upaya Moskow untuk mengepung ibukota gagal, dengan Ukraina menyatakan bahwa Bucha telah "dibebaskan". (Photo by RONALDO SCHEMIDT / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Rusia baru-baru ini dituduh melakukan pembantaian kepada warga sipil di Bucha, wilayah pinggiran Ibu Kota Kyiv, Ukraina.

Dilansir Al Jazeera, mayat warga sipil dalam posisi berbaring telungkup berserakan di jalanan Bucha. 

Diketahui, kota ini berada di bawah pendudukan Rusia hingga pekan lalu.

Ukraina dan sekutunya menuduh pasukan Rusia melakukan kejahatan perang di wilayah yang sempat mereka kuasai itu, setelah meluncurkan invasi pada 24 Februari lalu.

Mayat tergeletak di jalan di Bucha, barat laut Kyiv, saat Ukraina mengatakan pasukan Rusia membuat
Mayat tergeletak di jalan di Bucha, barat laut Kyiv, saat Ukraina mengatakan pasukan Rusia membuat "mundur cepat" dari daerah utara sekitar Kyiv dan kota Chernigiv, pada 2 April 2022. - Mayat sedikitnya 20 pria berpakaian sipil ditemukan tergeletak di satu jalan Sabtu setelah pasukan Ukraina merebut kembali kota Bucha dekat Kyiv dari pasukan Rusia, kata wartawan AFP. Pasukan Rusia menarik diri dari beberapa kota dekat Kyiv dalam beberapa hari terakhir setelah upaya Moskow untuk mengepung ibukota gagal, dengan Ukraina menyatakan bahwa Bucha telah "dibebaskan". (Photo by RONALDO SCHEMIDT / AFP) (AFP/RONALDO SCHEMIDT)

Baca juga: Berita Foto : Pemandangan Mengerikan di Kota Bucha Ukraina

Baca juga: Zelensky: Saya Ingin Ibu dari Tentara-tentara Rusia Lihat Jasad Orang-orang yang Terbunuh di Bucha

Meski Rusia telah menyangkalnya, saksi mata mengungkap kronologi bagaimana salah satu pembunuhan terjadi.

Kepada Al Jazeera, Hanna Herega, seorang warga Bucha mengaku menyaksikan seorang pria dihabisi oleh pasukan Rusia.

"Dia pergi untuk mengambil kayu ketika tiba-tiba mereka (pasukan Rusia) mulai menembak. Mereka memukulnya sedikit di atas tumit, meremukkan tulang, dan dia jatuh," kata Herega.

Rekomendasi Untuk Anda

"Penembak berteriak: 'Jangan berteriak atau saya akan menembak!' dan mereka berpaling. Kemudian mereka menembak kaki kirinya sepenuhnya, dengan sepatu bot."

"Kemudian mereka menembaknya di seluruh sisi ini (di dada). Dan tembakan lain sedikit di bawah pelipis. Itu adalah tembakan terkontrol ke kepala," tambahnya.

Jaksa Agung Ukraina mengatakan, sebanyak 410 mayat warga sipil telah ditemukan sejauh ini di wilayah sekitar Kyiv.

Sebelum mengumpulkan jasad korban, pihak berwenang memotret dan mendokumentasikannya sebagai bukti yang bisa dijadikan dasar penyelidikan dugaan kejahatan perang oleh Rusia.

"Kami akhirnya memiliki kesempatan untuk mencatat apa yang terjadi di sini, semua ini akan (digunakan) untuk mempresentasikan kasus kami," kata Wali Kota Bucha, Anatoly Fedoruk.

Menurut laporan Al Jazeera, setidaknya ada 10 mayat di satu jalan di Bucha.

Para pejabat Ukraina, termasuk Presiden Volodymyr Zelensky, menuduh pasukan Rusia melakukan kejahatan perang berupa "genosida".

Mayat tergeletak di sebuah jalan di Bucha, barat laut Kyiv, pada 2 April 2022, saat Ukraina mengatakan pasukan Rusia membuat
Mayat tergeletak di sebuah jalan di Bucha, barat laut Kyiv, pada 2 April 2022, saat Ukraina mengatakan pasukan Rusia membuat "mundur cepat" dari daerah utara sekitar Kyiv dan kota Chernigiv. - Mayat sedikitnya 20 pria berpakaian sipil ditemukan tergeletak di satu jalan Sabtu setelah pasukan Ukraina merebut kembali kota Bucha dekat Kyiv dari pasukan Rusia, kata wartawan AFP. Pasukan Rusia menarik diri dari beberapa kota dekat Kyiv dalam beberapa hari terakhir setelah upaya Moskow untuk mengepung ibukota gagal, dengan Ukraina menyatakan bahwa Bucha telah "dibebaskan". (Photo by RONALDO SCHEMIDT / AFP) (AFP/RONALDO SCHEMIDT)

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengaku terkejut dengan foto-foto warga sipil yang tewas di Bucha dan menyerukan penyelidikan independen.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas