Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jadi Jalur Evakuasi Warga, Stasiun Kereta Api di Ukraina Timur Dihantam 2 Roket Rusia

Pada Jumat (8/4/2022), Kota Kramatorsk di Donetsk menjadi sasaran dua roket pasukan Rusia

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jadi Jalur Evakuasi Warga, Stasiun Kereta Api di Ukraina Timur Dihantam 2 Roket Rusia
via BBC.com
Peta Donetsk dan Luhansk (Donbass) 

Bucha sendiri merupakan kota kecil yang memiliki sekitar 35.000 penduduk di dekat pinggiran Ibu Kota, Kyiv.

Setelah pasukan Rusia menarik diri dari Kyiv, ditemukan ratusan mayat warga sipil di Kota Bucha.

Baca juga: Perburuan Komandan Rusia yang Bertanggung Jawab atas Serangan Bucha, Nama Seorang Kolonel Diumumkan

Mayat-mayat tersebut ditemukan tergeletak di jalanan Kota Bucha.

Beberapa bukti menunjukkan mereka dibunuh dari jarak dekat.

Namun, Rusia membantah tuduhan tersebut dan menyebut mereka tidak menargetkan warga sipil dalam invasinya ke Ukraina sejak 24 Februari lalu.

Berikut Tribunnews.com rangkum sejumlah fakta soal dugaan pembantaian di Kota Bucha yang dikutip dari Global News:

300 Mayat Ditemukan di Jalanan Kota Bucha

Rekomendasi Untuk Anda

Wakil Wali Kota Bucha, Taras Sapravskyi, mengatakan ada sekitar 300 mayat yang ditemukan di jalanan Kota Bucha.

Menurutnya, 50 dari 300 mayat tersebut merupakan korban pembunuhan ekstra-yudisial yang dilakukan oleh pasukan Rusia.

Namun, Kremlin telah membantah tuduhan itu.

Sementara, wartawan Reuters dan The Associated Press mengaku melihat mayat orang-orang berpakaian sipil yang tampaknya dibunuh dari jarak dekat.

Associated Press melihat dua mayat terbungkus plastik, diikat menggunakan selotip dan dibuang ke selokan.

Seorang pria menunjuk kuburan massal di kota Bucha, barat laut ibukota Ukraina Kyiv pada 3 April 2022. Ukraina dan negara-negara Barat menuduh pasukan Rusia melakukan kejahatan perang setelah penemuan kuburan massal dan warga sipil yang
Seorang pria menunjuk kuburan massal di kota Bucha, barat laut ibukota Ukraina Kyiv pada 3 April 2022. Ukraina dan negara-negara Barat menuduh pasukan Rusia melakukan kejahatan perang setelah penemuan kuburan massal dan warga sipil yang "dieksekusi" di dekat Kyiv, mendorong sumpah tindakan di Pengadilan Kriminal Internasional. (AFP)

Lalu, wartawan Reuters juga melihat kuburan massal di sebuah gereja, dengan tangan dan kaki korban terlihat dari tanah liat yang ditumpuk di atasnya.

"Kengerian yang kita lihat di Bucha hanyalah puncak gunung es dari semua kejahatan (yang) telah dilakukan oleh tentara Rusia," kata Menteri Luar Negeri, Dmytro Kuleba, Senin (4/5/2022).

"Setengah langkah tidak cukup lagi. Saya menuntut sanksi paling berat minggu ini, ini adalah pembelaan para korban pemerkosaan dan pembunuhan. Jika Anda ragu tentang sanksi, pergi ke Bucha dulu," tambahnya.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas