Peringatan Putin untuk Eropa: Ada Harga Tinggi jika Embargo Minyak Rusia Diberlakukan
Hal tersebut dikatakan oleh Putin dalam pidato yang disiarkan televisi, tentang dampak sanksi Barat terhadap industri energi.
Penulis: garudea prabawati
Editor: Daryono
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Vladimir Putin memberikan peringatan terhadap Eropa, jika memberlakukan embargo pada minyak Rusia.
Hal tersebut dikatakan oleh Putin dalam pidato yang disiarkan televisi, tentang dampak sanksi Barat terhadap industri energi.
Di mana, Putin mengatakan Barat akan akan membayar harga tinggi untuk energi jika memberlakukan embargo.
Dirinya juga mengatakan pembicaraan tentang kemungkinan embargo telah mendorong kenaikan harga minyak global.
Pemimpin Rusia mengklaim sanksi, yang diperkenalkan setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, telah ditetapkan oleh Barat karena alasan politik, dikutip Tribunnews dari BBC.
Baca juga: Rusia: Pejuang Batalyon Azov di Mariupol Tak Boleh Ditukar, Tapi Harus Diadili
Baca juga: Kisah Valeria Shashenok, Seleb TikTok Ukraina yang Dokumentasikan Kehidupan Harian selama Perang
Namun dia menyimpulkan bahwa tidak mungkin bagi beberapa negara Eropa, yang sangat bergantung pada energi dari Rusia, untuk sepenuhnya menghindari minyak Rusia.
Ukraina: Uni Eropa berjuang untuk mencapai konsensus mengenai embargo minyak Rusia
Hungaria memimpin penentangan terhadap embargo minyak yang dibahas dalam pertemuan menteri luar negeri dari 27 anggota serikat pekerja.
Semua negara anggota harus menyetujui embargo agar dapat berlaku.
Anggota Uni Eropa sedang berjuang untuk menyetujui paket keenam sanksi terhadap Rusia, sebagai kelompok kecil yang dipimpin oleh Hongaria menentang termasuk embargo minyak.
Komisi Eropa telah mengusulkan larangan impor minyak Rusia pada 4 Mei 2022 , dalam upaya untuk meningkatkan tekanan ekonomi di Rusia, dikutip dari DW.
Baca juga: Vladimir Putin Disebut Ambilalih Tugas Kolonelnya Atur Operasional Teknis Serangan ke Ukraina
Negara-negara seperti Hungaria, Republik Ceko dan Slovakia diberi lebih banyak waktu untuk menghapus ketergantungan mereka yang besar pada minyak Rusia.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell menekankan dalam pernyataan di sela-sela pertemuan bahwa beberapa anggota serikat "menghadapi lebih banyak kesulitan karena mereka lebih tergantung.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk membuka blokir situasi," kata Borrell.
"Saya tidak bisa memastikan itu akan terjadi karena posisinya cukup kuat."
Seperti diberitakan sebelumnya UE berharap embargo minyak dapat semakin menekan ekonomi Rusia.
Dan untuk menerapkan larangan minyak Rusia, semua 27 anggota UE perlu mendukung kebijakan tersebut.
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.