Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

China Pastikan Tidak Berkompromi Jika AS Bantu Militer Taiwan dalam Perang

China langsung menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bahwa negaranya akan melakukan intervensi militer jika China menyerang Ta

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in China Pastikan Tidak Berkompromi Jika AS Bantu Militer Taiwan dalam Perang
AFP/SAM YEH
Tentara Taiwan mengoperasikan kendaraan lapis baja CM-32 clouded leopard (kiri) selama demonstrasi di pangkalan militer di Kaohsiung, Taiwan, Kamis (6/1/2022). Latihan tersebut dilakukan untuk menyoroti kesiapan militer Taiwan menjelang liburan Tahun Baru Imlek pada akhir bulan ini. Ketegangan antara China dan Taiwan terus meninggi beberapa bulan terakhir, setelah China melakukan latihan militer di dekat Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan. (Sam Yeh/AFP) 

Dalam beberapa pekan terakhir, Beijing telah mengirim lusinan pesawat tempur ke Zona Identifikasi Pertahanan Udara Taiwan, dan pemimpin China Xi Jinping mengatakan bahwa penyatuan kembali antara China dan Taiwan tidak dapat dihindari sambil menolak untuk mengesampingkan penggunaan kekuatan.

Biden membandingkan potensi invasi Taiwan oleh China dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Dia memperingatkan, seluruh wilayah akan terdampak jika hal itu terjadi.

"Itu akan membuat seluruh wilayah terkilir," katanya.

"Dan alasan saya repot-repot mengatakan ini, bukan hanya tentang Ukraina, jika sebenarnya setelah semua yang dia lakukan, ada pemulihan hubungan antara Ukraina dan Rusia, dan sanksi ini tidak terus dipertahankan dalam banyak hal, maka sinyal apa yang dikirim ke China tentang biaya upaya, upaya untuk mengambil Taiwan dengan paksa?" tambahnya.

Biden mengatakan China sudah menampakkan bahaya sekarang dengan terbang begitu dekat dan semua manuver yang mereka lakukan.

"Tetapi Amerika Serikat berkomitmen, kami membuat komitmen, kami mendukung kebijakan Satu China, kami mendukung semua yang telah kami lakukan di masa lalu, tetapi itu tidak berarti, bukan berarti China memiliki kemampuan, memiliki, permisi, yurisdiksi untuk masuk dan menggunakan kekuatan untuk mengambil alih Taiwan," tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

 Sumber: Associated Press/Kompas.TV/Tribunnews.com

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas