Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Vladimir Putin Senang Perusahaan Asing Tinggalkan Rusia: Terima Kasih Tuhan

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, dia senang beberapa perusahaan asing telah meninggalkan Rusia, Kamis (26/5/2022).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti
zoom-in Vladimir Putin Senang Perusahaan Asing Tinggalkan Rusia: Terima Kasih Tuhan
Mikhail KLIMENTYEV / SPUTNIK / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin di kediaman negara Novo-Ogaryovo di luar Moskow pada 25 Maret 2022. Putin mengatakan, dia senang beberapa perusahaan asing telah meninggalkan Rusia, Kamis (26/5/2022). 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, dia senang beberapa perusahaan asing telah meninggalkan Rusia, Kamis (26/5/2022).

Sebab, menurutnya, bisnis dalam negeri dapat menggantikan mereka.

Putin juga memperingatkan Barat bahwa Moskow masih akan menemukan cara untuk memperoleh teknologi canggih dan barang-barang mewah.

Putin menyebut invasi ke Ukraina sebagai titik balik dalam sejarah Rusia.

Pemberontakan Moskow melawan Amerika Serikat, yang menurutnya telah mempermalukan Rusia sejak jatuhnya Uni Soviet pada 1991.

Baca juga: Wali Kota Severodonetsk: 1.500 Orang Tewas akibat Pertempuran Sengit Rusia dengan Ukraina

Baca juga: Berita Foto : Rusia Kembali Gempur Kota Kharkiv Ukraina

Sejak perang, sejumlah investor asing utama - mulai dari BP hingga McDonald's Corp - telah keluar tepat ketika ekonomi Rusia menghadapi kontraksi terburuk sejak tahun-tahun setelah gejolak keruntuhan Soviet.

"Kadang-kadang ketika Anda melihat mereka yang pergi - terima kasih Tuhan, mungkin? Kami akan menempati ceruk mereka: bisnis kami, produksi kami - itu telah berkembang, dan itu akan dengan aman duduk di tanah yang disiapkan oleh mitra kami," ujar Putin, seperti diberitakan CNA.

Rekomendasi Untuk Anda

Putin Beri Sindiran

Berbicara melalui tautan video kepada para pemimpin negara-negara bekas Soviet, Putin menyindir bahwa kemewahan seperti Mercedes yang disukai oleh para 'penjahat' dalam kekacauan pasca-Soviet Rusia masih akan tersedia.

Meskipun, ia mengakui bahwa barang-barang itu mungkin sedikit lebih mahal.

"Ini akan sedikit lebih mahal bagi mereka, tetapi ini adalah orang-orang yang sudah mengendarai Mercedes 600 dan mereka masih akan melakukannya."

"Saya dapat meyakinkan Anda bahwa mereka akan membawanya dari mana saja, dari negara mana pun," kata Putin, Kamis, dilansir Reuters.

Baca juga: Eks Perwira Intel Swiss Ini Beberkan Kronologi Rinci Konflik Rusia-Ukraina (BAGIAN I)

Baca juga: Alami Kerugian Besar karena Perang, Orang Terkaya Ukraina Bakal Gugat Rusia

Putin mengatakan, Rusia masih membutuhkan akses ke teknologi maju dari ekonomi maju.

"Kami tidak akan memisahkan diri dari ini - mereka ingin memeras kami sedikit, tetapi di dunia modern ini sama sekali tidak realistis, tidak mungkin," ucapnya.

Dia tidak merinci bagaimana Rusia akan menemukan cara untuk mempertahankan akses ke komponen dan perangkat lunak Barat.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu meninggalkan Lapangan Merah setelah parade militer Hari Kemenangan di Moskow tengah pada 9 Mei 2022.
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu meninggalkan Lapangan Merah setelah parade militer Hari Kemenangan di Moskow tengah pada 9 Mei 2022. (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas