Tribun

Virus Corona

Belum Selesai Pandemi Covid-19, Warga Korea Utara Diserang Wabah Penyakit Usus

Korea Utara dilanda wabah penyakit usus di tengah penanganannya terhadap pandemi Covid-19.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Belum Selesai Pandemi Covid-19, Warga Korea Utara Diserang Wabah Penyakit Usus
KCNA VIA KNS/AFP
Gambar ini diambil pada 14 Januari 2021 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 15 Januari menunjukkan orang-orang menghadiri parade militer merayakan Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK) di Pyongyang. 

TRIBUNNEWS.COM - Korea Utara dilanda wabah penyakit usus di tengah penanganannya terhadap pandemi Covid-19.

Menurut laporan media pemerintah, dikutip dari CNN, pemerintahan Kim Jong Un telah mengirim kru medis dan penyelidik epidemiologi ke sebuah provinsi tempat penyakit tersebut menyebar. 

Sekitar 800 keluarga dilaporkan menderita "epidemi enterik akut".

Warga Provinsi Hwanghae Selatan itu pun disebut telah menerima bantuan sejauh ini.

Enterik mengacu pada saluran pencernaan.

Baca juga: Korea Utara Hadapi Wabah Epidemi Usus Akut di Tengah Gelombang Covid-19, 800 Paket Bantuan Disiapkan

Baca juga: Artis Korea Ditahan atas Percobaan Pembunuhan Terhadap Istrinya yang Seorang Aktris

Gambar ini diambil pada 17 Mei 2022 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 18 Mei menunjukkan staf stasiun kereta api mendisinfeksi lokasi stasiun Pyongyang sebagai tindakan pencegahan terhadap virus corona Covid-19. (Photo by KCNA VIA KNS / AFP)
Gambar ini diambil pada 17 Mei 2022 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 18 Mei menunjukkan staf stasiun kereta api mendisinfeksi lokasi stasiun Pyongyang sebagai tindakan pencegahan terhadap virus corona Covid-19. (Photo by KCNA VIA KNS / AFP) (AFP/STR)

Pejabat Korea Selatan mengatakan, mungkin penyakit yang dimaksud adalah kolera atau tipus.

Wabah baru tersebut pertama kali dilaporkan pada Kamis lalu.

Dengan ini, situasi Korea Utara akan makin terbebani dengan adanya krisis makanan dan gelombang infeksi Covid-19.

Pada Minggu (19/6/2022), kantor berita pemerintah Korut, KCNA, merinci upaya pencegahan penyakit ini.

Di antaranya karantina yang disebut "penyaringan intensif untuk semua penduduk", perawatan khusus, serta pemantauan bagi warga yang rentan seperti anak-anak dan orang tua.

"Tim Diagnosis dan Perawatan Cepat nasional bekerja dengan pejabat kesehatan setempat, dan langkah-langkah diambil untuk memastikan bahwa pertanian tidak terganggu di area pertanian utama," kata KCNA.

Kini pemerintah dilaporkan sedang melakukan desinfeksi, untuk memastikan keamanan air minum dan saluran air rumah tangga.

Dilansir France24, adik Pemimpin Kim Jong Un, Kim Yo Jong dilaporkan menyumbangkan obat-obatan kepada warga secara pribadi. 

Wabah yang menyerang usus ini dapat memperburuk krisis pangan di Korut.

Gambar yang diambil pada 17 Mei 2022 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 18 Mei ini menunjukkan warga sedang diperiksa untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19 di Pyongyang.
 (Photo by KCNA VIA KNS / AFP)
Gambar yang diambil pada 17 Mei 2022 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 18 Mei ini menunjukkan warga sedang diperiksa untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19 di Pyongyang. (Photo by KCNA VIA KNS / AFP) (AFP/STR)
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas