Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pakar Penyakit Menular Rusia: Monkeypox Tidak Dapat Dianggap sebagai Pandemi

Seorang pakar penyakit menular Rusia mengklaim bahwa Monkeypox tidak dapat dianggap sebagai pandemi karena kasus yang ditemukan kecil.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Inza Maliana
zoom-in Pakar Penyakit Menular Rusia: Monkeypox Tidak Dapat Dianggap sebagai Pandemi
rte.ie
Roche mengklaim berhasil menemukan alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dapat mendeteksi penyakit cacar monyet (Monkeypox), saat virus itu menyebar ke luar dari negara endemik. Seorang pakar penyakit menular Rusia mengklaim bahwa Monkeypox tidak dapat dianggap sebagai pandemi karena kasus yang ditemukan kecil. 

Penyakit ini kemudian berkembang menjadi ruam dan lesi yang dapat melepuh dan berkeropeng di seluruh tubuh .

Biasanya gejalanya ini berlangsung dua hingga empat minggu.

Baca juga: 20 Kasus yang Diduga Cacar Monyet atau Monkeypox di Pakistan Dinyatakan Negatif

Vaksin Monkeypox

Ada 2 jenis vaksin yang kini dimiliki negara itu, namun opsi yang lebih disukai adalah vaksin yang memiliki pasokan lebih sedikit.

Jynneos merupakan vaksin dua dosis yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS pada 2019 untuk mencegah Monkeypox pada orang berusia 18 tahun ke atas.

Ilustrasi monkeypox dan memakai masker
Ilustrasi monkeypox dan memakai masker (Freepik/CDC)

Diwartakan CNBC sebelumnya, CDC umumnyamerekomendasikan vaksin Jynneos dibandingkan pilihan lainnya yakni ACAM2000, yang merupakan vaksin cacar generasi tua yang dapat menimbulkan efek samping serius.

Pekan lalu, pejabat CDC Dr Jennifer McQuiston mengatakan bahwa AS memiliki 1.000 dosis Jynneos yang tersedia.

Rekomendasi Untuk Anda

Dosis tersebut pun memiliki umur simpan selama 3 tahun.

Selain Jynneos, pemerintah AS juga memiliki persediaan lebih dari 100 juta dosis ACAM2000 yang diproduksi oleh Emergent BioSolutions.

Perlu diketahui, Jynneos dan ACAM2000 dapat diberikan sebelum maupun sesudah terpapar virus.

Pasien perlu menerima vaksin itu dalam waktu 4 hari setelah terpapar untuk mencegah timbulnya penyakit.

Berita lain terkait dengan Penyakit Cacar Monyet

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas