Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PM Jepang Kishida: Shinzo Abe dalam Kondisi Kritis Usai Penembakan

Kishida pun mengutuk serangan 'biadab' yang terjadi saat Abe memberikan pidato dalam kampanyenya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in PM Jepang Kishida: Shinzo Abe dalam Kondisi Kritis Usai Penembakan
Foto Istimewa/Richard Susilo
Tatsuya Yamagami (41), pelaku penembakan mantan PM Jepang Shinzo Abe. Posisinya di belakang, tak jauh dari tempat Shinzo Abe berpidato. PM Jepang Kishida: Shinzo Abe dalam Kondisi Kritis Usai Penembakan 

NHK menunjukkan video Abe yang tengah berpidato saat dua tembakan terdengar, setelah itu pandangan dikaburkan sebentar dan kemudian pejabat keamanan terlihat menangani seorang pria di jalan.

Kepulan asap di belakang Abe pum terlihat dalam video terpisah yang ditayangkan di NHK.

TBS Television melaporkan bahwa Abe ditembak di sisi kiri dadanya dan tampaknya juga di leher.

Kerumunan warga pun berteriak memanggil ambulans.

"Ambulans, ambulans, AED (defibrillator eksternal otomatis)," teriak warga.

Dilaporkan bahwa Abe mengalami pendarahan saat ia pingsan karena ditembak dua kali dari belakang dengan apa yang tampak seperti senapan laras ganda improvisasi.

Mantan Perdana Menteri paling lama di Jepang itu pun dibawa menggunakan ambulans ke helikopter evakuasi medis, kemudian diangkut ke Rumah Sakit Universitas Medis Nara.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu media lokal mengatakan detak jantungnya telah berhenti.

Di sisi lain, seorang pria telah ditangkap dan diidentifikasi sebagai Tetsuya Yamagami, pria berusia 41 tahun yang merupakan warga kota Nara.

Fuji TV melaporkan bahwa tersangka adalah mantan anggota pasukan bela diri maritim, sementara NHK mengatakan bahwa pelaku telah bertugas di kepolisian selama sekitar tiga tahun hingga 2005 silam.

Sebuah pistol telah ditemukan di tempat kejadian dan pelaku pun ditangkap karena dugaan percobaan pembunuhan.

Perlu diketahui, Jepang adalah negara dengan beberapa Undang-undang senjata paling ketat diantara negara ekonomi top dunia, dan kasus penembakan biasanya jarang terjadi di negara itu.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas