Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Putin Kritik PM Baru Inggris Liz Truss: Pemilihan Jauh dari Demokrasi

Putin menilai penunjukan Liz Truss sebagai Perdana Menteri Inggris yang baru jauh dari demokrasi karena dipilih oleh anggota partai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
zoom-in Putin Kritik PM Baru Inggris Liz Truss: Pemilihan Jauh dari Demokrasi
Kolase Foto Tribunnews
Menteri Luar Negeri dan Perdana Menteri Inggris terpilih Liz Truss dan Presiden Rusia Vladimir Putin - Putin menilai penunjukan Liz Truss sebagai Perdana Menteri Inggris yang baru jauh dari demokrasi karena dipilih oleh anggota partai. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengomentari kemenangan Liz Truss dalam perebutan kursi Perdana Menteri Inggris.

Diketahui, Menteri Luar Negeri Liz Truss mendapat suara terbanyak dari anggota Partai Konservatif untuk menggantikan Boris Johnson sebagai pemimpin pemerintahan Inggris selanjutnya.

Putin menilai cara Inggris memilih para pemimpinnya jauh dari prinsip demokrasi.

Komentar publik perdana Putin ini muncul sehari setelah penunjukan Truss sebagai PM.

Dilansir The Guardian, Presiden Rusia ini menyinggung fakta bahwa Truss dipilih dalam pemungutan suara oleh Partai Konservatif, alih-alih rakyat Inggris. 

"Rakyat Inggris Raya tidak ambil bagian, dalam hal ini, dalam pergantian pemerintahan."

Baca juga: Kabinet Liz Truss Jadi yang pertama di Inggris Tanpa Orang Kulit Putih di Posisi Teratas

"Elit yang berkuasa di sana memiliki pengaturan mereka sendiri," katanya kepada sebuah forum ekonomi di Vladivostok.

Rekomendasi Untuk Anda

Putin sempat disinggung soal prospek hubungan dengan Inggris di bawah PM yang baru.

"Kami tahu posisi Tories (Partai Konservatif Inggris) dalam pertanyaan-pertanyaan ini, termasuk tentang hubungan dengan Rusia. Itu urusan mereka bagaimana membangun hubungan dengan Federasi Rusia," jawabnya.

"Bisnis kami adalah untuk membela kepentingan kami sendiri dan kami akan melakukannya secara konsisten, jangan ada yang meragukan hal itu," jelas Putin.

Liz Truss sempat membuat murka Moskow saat masih bertugas sebagai Menteri Luar Negeri.

Ia dianggap membuat komentar bernada negatif terhadap Rusia atau Russophobic.

Sama dengan Boris Johnson, Truss juga vokal dalam mendukung Ukraina melawan invasi Rusia.

Sederet politisi dan media Rusia telah bereaksi dengan kritik dan ejekan atas terpilihnya ia sebagai Perdana Menteri Inggris.

Kabinet 'Penuh Warna' Truss

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas