Tribun

Washington Luncurkan ICBM Minuteman III di California untuk Tunjukkan Kesiapan Nuklir

Amerika Serikat meluncurkan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III di California pada Rabu (7/9/2022).

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Washington Luncurkan ICBM Minuteman III di California untuk Tunjukkan Kesiapan Nuklir
Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg
Angkatan Udara AS meluncurkan uji coba rudal balistik antarbenua Minuteman III tanpa senjata di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California. 

TRIBUNNEWS.COM - Angkatan Udara (AU) Amerika Serikat (AS) meluncurkan uji coba rudal balistik antarbenua Minuteman III yang tanpa senjata di California Rabu pagi (7/9/2022).

Washington melakukan aktivitas tersebut guna menunjukkan kesiapan nuklir.

Uji operasional diluncurkan pada pukul 01:13 waktu setempat dari Vandenberg Space Force Base di California, sekitar 60 mil utara Santa Barbara, pangkalan itu dikonfirmasi di Twitter.

Dikutip Fox News, Brigadir Jenderal (Brigjen) AU Jenderal Pat Ryder pertama kali mengumumkan uji coba rudal dari Pentagon pada hari Selasa (6/9/2022).

"Peluncuran ICBM ini akan memvalidasi dan memverifikasi efektivitas dan kesiapan sistem," jelasnya.

"Peluncuran ini merupakan uji coba rutin, yang dijadwalkan jauh sebelumnya dan konsisten dengan uji coba sebelumnya," katanya kepada wartawan.

Baca juga: Pejabat Korea Selatan Tuding Korea Utara Tidak Jujur soal Tes ICBM Terbaru

Minuteman III
Angkatan Udara AS meluncurkan uji coba rudal balistik antarbenua Minuteman III tanpa senjata di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California.

Uji coba Rabu kemarin berlangsung kurang dari satu bulan setelah peluncuran sebelumnya.

Peringatkan Rusia

Ryder mengatakan AS memberi tahu pemerintah Rusia kewajiban perjanjian menjelang uji operasional dan mencatat bahwa pengumuman pra-peluncuran itu sesuai dengan Kode Etik Internasional Den Haag.

Uji coba rudal itu dilakukan saat kekhawatiran atas keamanan nuklir sekali lagi meningkat di tengah perang Rusia di Ukraina dan hubungan yang lesu antara Moskow dan Barat.

Rusia tidak hanya mengancam akan menggunakan eskalasi nuklir jika AS menjadi lebih terlibat langsung dalam perang, tetapi juga mengancam keamanan nuklir Eropa dengan menempatkan pasukannya di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina.

PLTN Zaporizhzhia telah berulang kali diancam oleh penembakan sejak invasi Rusia Februari dan diduduki pada awal Maret.

Uji coba bukan karena situasi global

Pada bulan Agustus, Angkatan Udara mengatakan telah melakukan lebih dari 300 uji coba rudal balistik antarbenua dan mencatat bahwa itu "bukan hasil dari peristiwa dunia saat ini."

Baca juga: Penembakan Kembali Terjadi di PLTN Zaporizhzhia, Penduduk Dievakuasi untuk Hindari Bahaya Nuklir

"Tujuan dari program peluncuran uji coba ICBM adalah untuk menunjukkan kesiapan kekuatan nuklir AS. Dan memberikan kepercayaan pada keamanan dan efektivitas penangkal nuklir negara itu ," kata Ryder kepada wartawan Selasa.

Berita lain terkait dengan uji coba rudal ICBM

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas