Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Detik-detik Pengumuman Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Pangeran Harry Datang Terlambat

Inilah detik-detik Ratu Elizabeth II dinyatakan meninggal dunia, sebelumnya pihak Kerajaan Buckingham sempat menyebut kondisi Ratu memburuk.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
zoom-in Detik-detik Pengumuman Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Pangeran Harry Datang Terlambat
AFP/JOE GIDDENS
Ratu Inggris Elizabeth II tersenyum selama resepsi di Ballroom Sandringham House, kediaman Ratu Norfolk pada 5 Februari 2022, saat ia merayakan dimulainya Platinum Jubilee. - Inilah detik-detik Ratu Elizabeth II dinyatakan meninggal dunia, sebelumnya pihak Kerajaan Buckingham sempat menyebut kondisi Ratu memburuk. (Photo by Joe Giddens / POOL / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis (8/9/2022) sore waktu Inggris di usia 96 tahun.

Beberapa saat sebelum dinyatakan meninggal, pihak Istana Buckingham merilis pernyataan bahwa kondisi Ratu Elizabeth II dalam pengawasan medis.

Seluruh keluarga inti kerajaan pun dikabarkan menuju Kastil Balmoral di Skotlandia, tempat Ratu tinggal.

Berita mengenai harga energi secara cepat berubah menjadi kabar mengenai kesehatan Ratu yang memburuk.

Setelah pukul 12.30 waktu Inggris, Istana Buckingham merilis pernyataan resmi mengenai kondisi Ratu yang mengkhawatirkan.

"Dokter Ratu prihatin dengan kesehatan Yang Mulia dan telah merekomendasikan agar dia tetap di bawah pengawasan medis," bunyi pernyataan istana.

Baca juga: Prosesi Pemakaman Ratu Elizabeth II akan Berlangsung Selama 10 Hari

Beberapa menit kemudian, debat di House of Commons diinterupsi oleh Lindsay Hoyle, Ketua Dewan Rakyat yang memimpin rapat.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan konvensi, Commons biasanya tidak memperdebatkan atau bahkan menyebut Ratu, tetapi kali ini preseden dikesampingkan.

Dengan singkat, Hoyle mendoakan kondisi Ratu.

Para politisi Inggris, termasuk Perdana Menteri Liz Truss yang dua hari lalu bertemu Ratu juga menyampaikan keprihatinannya melalui cuitan di Twitter.

Sementara itu, dilaporkan The Guardian, pihak-pihak dengan peran konstitusional di Westminster telah diminta bersiap dengan kemungkinan terburuk soal kondisi Ratu. 

Seorang ajudan kerajaan mengatakan, waktu makan siang diwarnai panggilan darurat karena badan-badan resmi membahas kesiapannya atas Operation London Bridge.

Itu merupakan kode untuk prosesi setelah kematian Ratu Elizabeth II, yang dimulai dengan 10 hari berkabung nasional dan diakhiri pemakaman kenegaraan.

Di balik layar, reporter kerajaan diberi tahu bahwa "the bridge is not down" yang berarti betapapun parahnya situasinya, Ratu masih hidup di rumahnya di Skotlandia.

BBC melakukan breaking news pada pukul 12.40.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas