Tribun

Ratu Elizabeth II Meninggal

Nostradamus Ramalkan Raja Charles III Turun Takhta, Lalu Siapa yang Menggantikannya? Ternyata Ini

Raja Charles III pun diramalkan akan turun takhta karena usianya yang sudah lanjut dan sang anak yakni Pangeran William tidak akan menggantikannya.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Nostradamus Ramalkan Raja Charles III Turun Takhta, Lalu Siapa yang Menggantikannya? Ternyata Ini
AFP/DANIEL LEAL
Raja Inggris Charles III dan Permaisuri Camilla menyambut orang banyak saat mereka tiba di Istana Buckingham di London, pada 9 September 2022, sehari setelah Ratu Elizabeth II meninggal pada usia 96 tahun. - Ratu Elizabeth II, raja terlama menjabat dalam sejarah Inggris dan ikon yang langsung dikenali oleh miliaran orang di seluruh dunia, meninggal di tempat peristirahatannya di Dataran Tinggi Skotlandia pada 8 September. (Photo by Daniel LEAL / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Mereka yang tahu tentang Nostradamus tentunya akan mengenalnya sebagai salah satu peramal masa depan yang paling penting dalam sejarah manusia di dunia ini.

Diantara banyak ramalannya, ada yang benar-benar terjadi seperti serangan 9/11 atu 11 September di World Trade Center (WTC) Amerika Serikat (AS) pada 2001, lalu tentang Adolf Hitler dan Nazi pada pertengahan abad XX.

Nama aslinya adalah Michel de Nostredame, ia hidup antara tahun 1503 hingga 1566 dan itu lebih dari cukup baginya untuk menulis tentang banyak peristiwa masa depan yang diprediksi akan terjadi.

Ia memiliki teori menarik tentang ramalan terkait Keluarga Kerajaan.

Pakar yang membaca ramalan Nostradamus itu bernama Mario Reading, yang memberikan penjelasan mengejutkan setelah memastikan Nostradamus berhasil memprediksi usia Ratu Elizabeth II saat meninggal.

Raja Charles III akan turun tahta

Dikutip dari laman Marca, Rabu (14/9/2022), kembali pada tahun 2005, Reading menulis Nostradamus mengatakan dalam ramalannya bahwa Ratu Elizabeth II akan meninggal pada 2022, hanya berjarak 5 tahun dari masa hidup ibunya sendiri.

Namun interpretasi yang paling mengejutkan dari ramalan Nostradamus itu adalah bahwa Pangeran Charles akan berusia 74 tahun pada 2022 dan mengambil alih takhta pada tahun yang sama.

Hal itu pun menjadi kenyataan saat sang Ratu meninggal dunia pada 8 September lalu dan Charles kini telah naik takhta menjadi Raja Charles III.

Namun, rakyat jelata ternyata masih membencinya karena bercerai dengan Putri Diana.

Raja Charles III pun diramalkan akan turun takhta karena usianya yang sudah lanjut dan sang anak yakni Pangeran William tidak akan menggantikannya.

Baca juga: Raja Charles III Didampingi Pangeran Harry dan Meghan Markle Tunggu Peti Mati Ratu Elizabeth II

Di garis suksesi, William adalah pewaris takhta berikutnya setelah Charles.

Namun beberapa alasan misterius tidak akan membuatnya menjadi Raja baru yang kelak memimpin Inggris, semua ini berdasar pada ramalan Nostradamus.

Lalu siapa yang akan naik takhta menurut Nostradamus?

Reading menyatakan bahwa seorang pria akan menggantikan Raja Charles III, namun tidak ada yang mengharapkannya untuk naik takhta.

Ini bisa saja mengindikasikan bahwa Pangeran Harry bisa saja menjadi Raja baru Inggris, bukan sang kakak, Pangeran William.

Jika ini terjadi, maka Pangeran Harry akan dikenal sebagai Raja Henry IX dan ia akan berusia 30 tahun saat peristiwa ini terjadi.

Menariknya, saat ini Pangeran Harry yang bergelar Duke of Sussex itu telah berusia 38 tahun, bukan 30 tahun.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas