Tribun

Virus Corona

Puji Vaksin Bantu Bendung Kematian, WHO Optimis Akhir Pandemi Sudah di Depan Mata

WHO menyebut akhir pandemi sudah di depan mata dan memuji program vaksinasi yang berhasil membendung tingkat kematian secara global.

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Puji Vaksin Bantu Bendung Kematian, WHO Optimis Akhir Pandemi Sudah di Depan Mata
Freepik
Ilustrasi pandemi global akibat Covid-19. - WHO menyebut akhir pandemi sudah di depan mata dan memuji program vaksinasi yang berhasil membendung tingkat kematian secara global. 

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut situasi global tidak pernah berada di posisi lebih baik untuk menyatakan berakhirnya pandemi Covid-19.

Pernyataannya pada Rabu (14/9/2022) merupakan pandangannya yang paling optimistis tentang krisis kesehatan selama bertahun-tahun yang telah menewaskan lebih dari enam juta orang.

"Kami belum sampai di sana. Tetapi akhirnya sudah di depan mata," ucapnya kepada wartawan pada konferensi pers virtual, seperti dikutip Reuters.

Penilaian ini juga merpakan pandangan paling optimis sejak badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan keadaan darurat internasional pada Januari 2020.

Kembali pada saat itu, WHO mulai menggambarkan Covid-19 sebagai pandemi selang tiga bulan setelahnya.

Virus yang muncul di China pada akhir 2019 yang lalu, telah menewaskan sekitar 6,5 juta orang.

Baca juga: Akhir Pandemi Sudah Di Depan Mata, WHO Imbau Tetap Waspada

Wabah yang menginfeksi 615 juta orang secara global telah mengguncang ekonomi dan merobek sistem kesehatan.

Jumlah infeksi turun 28 persen, vaksin bantu bendung kematian

Menurut pembaruan epidemiologi mingguan WHO yang diterbitkan pada hari Rabu, lebih dari 3,1 juta orang di seluruh dunia telah tertular infeksi virus corona selama seminggu terakhir dan sekitar 11.000 meninggal.

Jumlah infeksi menurun 28 persen dibandingkan tujuh hari sebelumnya sementara jumlah kematian turun 22 persen.

Peluncuran vaksin dan terapi telah membantu membendung kematian dan rawat inap.

Varian Omicron yang muncul akhir tahun lalu menyebabkan penyakit yang tidak terlalu parah.

Berdasarkan laporan PBB, kematian akibat Covid-19 pekan lalu adalah yang terendah sejak Maret 2020.

Baca juga: Jadi Satu-satunya Kandidat, Tedros Adhanom Ghebreyesus Dipastikan Terpilih Kembali sebagai Ketua WHO

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan  pada Senin (20/12/2021) agar dunia bersatu dan membuat keputusan sulit yang diperlukan untuk mengakhiri pandemi Covid-19 dalam tahun depan.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan pada Senin (20/12/2021) agar dunia bersatu dan membuat keputusan sulit yang diperlukan untuk mengakhiri pandemi Covid-19 dalam tahun depan. (AFP)

Jaga kewaspadaan

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas