Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepala Mata-mata Rusia: Barat Dalangi Sabotase Pipa Gas Nord Stream

Kepala intelijen Rusia mengaku memiliki bukti bahwa Barat mendalangi kebocoran pipa gas Nord Stream di Laut Baltik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
zoom-in Kepala Mata-mata Rusia: Barat Dalangi Sabotase Pipa Gas Nord Stream
CNN
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa gas alam tidak akan mengalir melalui pipa Nord Stream 2 dari Rusia ke Jerman, jika Moskow menginvasi Ukraina. - Kepala intelijen Rusia mengaku memiliki bukti bahwa Barat mendalangi kebocoran pipa gas Nord Stream di Laut Baltik. 

TRIBUNNEWS.COM - Mata-mata Rusia mengatakan Moskow memiliki informasi bahwa Barat merupakan dalang di balik kebocoran jaringan pipa gas Nord Stream di Laut Baltik.

Tekanan pada kedua pipa Nord Stream menurun tajam pada 26 September 2022 dan ledakan terdeteksi di titik tersebut.

Hal ini memicu serangkaian spekulasi mengenai pihak yang mungkin menyabotase raksasa perusahaan energi Rusia ini.

Dilansir Reuters, Uni Eropa (UE) menduga adanya sabotase yang mengakibatkan kerusakan pada jaringan pipa Nord Stream 1 dan 2 di perairan Swedia dan Denmark. 

Sementara itu, Rusia menuduh Amerika Serikat (AS) bertanggung jawab atas kerusakan pipa.

Namun Gedung Putih sudah menyangkal tudingan tersebut.

Baca juga: Pejabat Kremlin Sebut Insiden Nord Stream Mungkin Merupakan Serangan Teroris

"Kami memiliki materi yang menunjukkan jejak Barat dalam organisasi dan implementasi aksi teroris ini," kata Sergei Naryshkin, direktur Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), kepada wartawan di televisi pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

Pernyataan kepala mata-mata itu adalah tuduhan publik paling langsung terhadap Barat dari seorang pejabat senior Rusia.

Dia tidak mengatakan bukti apa yang dimiliki Rusia, tetapi mengatakan Barat berusaha mengaburkan pihak yang melakukan serangan itu.

"Barat melakukan segalanya untuk menyembunyikan pelaku dan dalang sebenarnya dari aksi teroris internasional ini," kata Naryshkin.

SVR adalah penerus langsung dari Direktorat Utama Pertama KGB era Soviet.

Sebelumnya, Presiden Vladimir Putin pada Kamis (29/9/2022) mengatakan insiden sabotase terhadap jaringan pipa gas Nord Stream adalah "tindakan terorisme internasional."

Kremlin menolak mengomentari pernyataan Naryshkin, tetapi mengatakan perlu ada penyelidikan internasional menyeluruh atas insiden tersebut.

Menteri Energi Swedia menilai sangat mungkin jika serangan itu dilakukan dengan sengaja oleh aktor negara.

Lokasi kebocoran pipa Nord Stream
Lokasi kebocoran pipa Nord Stream - Kepala intelijen Rusia mengaku memiliki bukti bahwa Barat mendalangi kebocoran pipa gas Nord Stream di Laut Baltik. (Kementerian Pertahanan Denmark)

Sejak kebocoran pipa Nord Stream terdeteksi awal pekan ini, para pejabat di Moskow telah mengisyaratkan bahwa Barat, yang dipimpin oleh AS, kemungkinan berada di balik serangan itu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas