Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Zelensky Tandatangani Dekrit Tutup Pembicaraan Damai dengan Putin

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky teken dekrit tentang ketidakmungkinan mengadakan negosiasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
zoom-in Zelensky Tandatangani Dekrit Tutup Pembicaraan Damai dengan Putin
Kolase Foto Tribunnews
Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmitry Kuleba, mengatakan Kyiv akan siap melakukan pembicaraan dengan Moskow hanya setelah kekalahan Rusia di medan perang. - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menandatangani dekrit tentang ketidakmungkinan mengadakan negosiasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa (4/10/2022). 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menandatangani dekrit tentang ketidakmungkinan mengadakan negosiasi dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin

Dekrit, yang ditandatangani Zelensky pada Selasa (4/10/2022), secara resmi menyatakan prospek pembicaraan Ukraina dengan Presiden Putin "mustahil", lapor Reuters

Kendati demikian, pembicaraan dengan Rusia masih terbuka.

"Untuk mengakui ketidakmungkinan mengadakan negosiasi dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin," bunyi dokumen itu, dikutip dari TASS.

Keputusan ini mengamini komentar yang dilontarkan Presiden Zelensky ketika Putin memproklamirkan pencaplokan empat wilayah Ukraina pada Jumat lalu.

"Dia (Putin) tidak tahu apa itu martabat dan kejujuran. Oleh karena itu, kami siap untuk berdialog dengan Rusia, tetapi dengan presiden Rusia lainnya," kata Zelensky, Jumat (30/9/2022).

Baca juga: Elon Musk Terlibat Keributan dengan Zelensky Terkait Gagasan Rencana Damai Rusia dan Ukraina

Putin, yang genap berusia 70 tahun minggu ini, telah mendominasi lanskap politik Rusia selama lebih dari dua dekade.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia dapat mencalonkan diri dua kali lagi di bawah reformasi konstitusi yang ia pimpin, berpotensi tetap berkuasa hingga 2036.

Pada tanggal 30 September lalu, Putin menandatangani perjanjian terkait pencaplokan empat wilayah Ukraina, yakni Donetsk dan Luhansk (Donbas), Kherson, dan Zaporizhia.

Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk sebelumnya telah mendeklarasikan untuk memisahkan diri dari Ukraina.

Tanggapan Rusia

Dengan konflik berlanjut, Rusia dan Ukraina saling tuding soal kematian 50 tahanan di Donetsk hingga Presiden Zelensky minta warga sipil mengungsi.
Dengan konflik berlanjut, Rusia dan Ukraina saling tuding soal kematian 50 tahanan di Donetsk hingga Presiden Zelensky minta warga sipil mengungsi. - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menandatangani dekrit tentang ketidakmungkinan mengadakan negosiasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa (4/10/2022). (Kolase Foto Tribunnews)

Juru bicara Kremlin buka suara mengenai dekrit yang ditandatangani Zelensky.

Kremlin menilai mustahil untuk bernegosiasi tanpa Presiden Ukraina.

Dmitry Peskov mengatakan, Moskow akan menunggu perubahan posisi Ukraina atas pembicaraan damai, menambahkan bahwa "membutuhkan dua pihak untuk bernegosiasi".

"Kami akan menunggu presiden saat ini mengubah posisinya atau menunggu presiden berikutnya mengubah posisinya demi kepentingan rakyat Ukraina," kata Peskov kepada wartawan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas