Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pejabat Ukraina Kecam Iran atas Serangan Drone Kamikaze Rusia

Pejabat Ukraina menuduh Iran bertanggung jawab atas kematian warga Ukraina setelah Rusia menyerang beberapa kota dengan drone Kamikaze.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pejabat Ukraina Kecam Iran atas Serangan Drone Kamikaze Rusia
Yasuyoshi CHIBA / AFP
Sebuah pesawat tak berawak mendekati serangan di Kyiv pada 17 Oktober 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. - Pejabat Ukraina menuduh Iran bertanggung jawab atas kematian warga Ukraina setelah Rusia menyerang beberapa kota dengan drone Kamikaze. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pejabat Ukraina menuduh Iran bertanggung jawab atas kematian warga Ukraina setelah Rusia menyerang beberapa kota dengan drone Kamikaze.

Seperti diketahui, drone Kamikaze merupakan senjata yang dibuat oleh Republik Islam Iran.

Beberapa waktu kemarin, muncul klaim bahwa Iran menjual drone Kamikaze ke Rusia untuk digunakan dalam perang di Ukraina.

Kyiv melaporkan rentetan serangan udara Rusia menggunakan drone Shaded-136 buatan Iran dalam beberapa pekan terakhir.

Namun Iran membantah memasok drone ke Moskow.

Sementara itu Kremlin belum berkomentar terkait spekulasi ini.

Baca juga: Jet Militer Rusia Su-34 Tabrak Gedung di Perbatasan Ukraina, 6 Orang Tewas

Dikutip Al Jazeera, bulan lalu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan akreditasi Duta Besar (Dubes) Iran dicabut akibat pasukan Rusia menggunakan drone Iran untuk menyerang Kyiv.

Rekomendasi Untuk Anda

"Iran bertanggung jawab atas pembunuhan warga Ukraina," tulis penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak di Twitter, Senin (17/10/2022).

Menlu Ukraina serukan sanksi terhadap Iran

Lebih jauh,Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyerukan sanksi Uni Eropa (UE) terhadap Iran pada Senin (17/10/2022).

Seruan tersebut disampaikan beberapa jam setelah Kyiv terkena kawanan drone kamikaze.

Dilaporkan sedikitnya empat orang tewas dalam serangan tersebut dan banyak lainnya terluka.

Baca juga: UPDATE Perang Rusia-Ukraina Hari ke-237: Putin Tingkatkan Serangan di Seluruh Ukraina

Sebuah pesawat tak berawak mendekati serangan di Kyiv pada 17 Oktober 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina.
Sebuah pesawat tak berawak mendekati serangan di Kyiv pada 17 Oktober 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Yasuyoshi CHIBA / AFP)

Kuleba mengatakan di Twitter bahwa dia "meminta lebih banyak pertahanan udara dan pasokan amunisi [dan] meminta [UE] untuk menjatuhkan sanksi terhadap Iran karena menyediakan drone untuk Rusia".

Drone seharga 20 ribu dolar Amerika

Seorang rekan senior di Institut Internasional untuk Studi Strategis yang berbasis di Singapura, Samir Puri memberikan tanggapannya terkait hal ini kepad Al Jazeera.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas