Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diboikot Warga Korea Selatan, CEO Paris Baguette Minta Maaf

Perusahaan juga berjanji untuk menghabiskan 100 miliar won (sekitar $67 juta) selama tiga tahun untuk meningkatkan keselamatan pekerja.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Diboikot Warga Korea Selatan, CEO Paris Baguette Minta Maaf
koreaherald.com
Pimpinan SPC Group meminta maaf atas kasus yang terjadi di pabrik roti mereka. 

Namun perusahaan tidak mengirim pekerja tersebut ke rumah sakit untuk perawatan karena karyawan tersebut bukan pekerja penuh waktu.

Pada bulan Mei, sekelompok aktivis memprotes Grup SPC karena diduga gagal memberikan hak-hak dasar pekerja perempuan mereka.

Meskipun sekitar 80 persen pembuat roti Baguette Paris adalah wanita, para demonstran mengklaim bahwa mereka tidak dijamin istirahat makan siang selama satu jam, liburan berbayar tahunan, dan cuti menstruasi, lapor surat kabar Korea Selatan Hankyoreh.

Dengan lebih dari 4.000 lokasi di seluruh dunia, Paris Baguette adalah bisnis yang berkembang pesat.

Menurut publikasi bisnis Amerika Franchise Times, waralaba A.S. Paris Baguette berada di peringkat ke-25 dalam peringkat 500 sistem waralaba terbesar di Amerika Serikat.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas