Tribun

KTT G20 Bali

Vladimir Putin Absen di KTT G20, Kirim Menlu Sergei Lavrov ke Bali

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov akan menghadiri KTT G20 Bali menggantikan Presiden Vladimir Putin yang memutuskan tidak hadir.

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Vladimir Putin Absen di KTT G20, Kirim Menlu Sergei Lavrov ke Bali
TASS News Agency/via Kyodo
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov akan menghadiri KTT G20 Bali menggantikan Presiden Vladimir Putin yang absen. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com  Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, COM, MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan ketidakhadirannya di ajang pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Bali pada minggu depan.

Sebagai gantinya, Vladimir Putin mengutus Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mewakili Rusia di KTT G20.

“Saya dapat mengkonfirmasi bahwa Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov akan memimpin delegasi Rusia ke G20,” kata Yulia Tomskaya, kepala protokol Kedutaan Besar Rusia di Indonesia.

Sebagai tuan rumah G20 Indonesia sebelumnya telah menolak tekanan dari negara-negara barat dan Ukraina untuk menarik undangan serta mengeluarkan Rusia dari kelompok KTT G20.

Namun secara mengejutkan pada Rabu (9/11/202) Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan ketidakhadirannya di KTT G20, Putin tak menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan alphanya dalam acara perkumpulan ekonomi negara G20.

Namun menurut informasi yang dikutip dari The Guardian ketidakhadiran Putin dalam KTT G20 lantaran Rusia selama beberapa bulan terakhir telah mendapatkan berbagai tekanan dari AS maupun Barat karena invasi yang dilakukan Moskow pada Kiev sejak akhir Februari lalu.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden bahkan menyebut Putin sebagai penjahat perang.

Baca juga: Presiden Rusia Vladimir Putin Tak akan Hadiri KTT G20 Bali

Mangkirnya Putin di KTT G20 2022 yang akan diadakan pada Selasa (15/11/2022) hingga Rabu (16/11/2022) mengakhiri spekulasi para petinggi G20 mengenai kehadiran Putin yang dapat memicu ketegangan geopolitik lebih lanjut .

“G20 tidak dimaksudkan untuk menjadi forum politik. Ini dimaksudkan untuk ekonomi dan pembangunan, sehingga kami tidak akan menutup akses bagi siapapun” tambah Yulia.

Baca juga: Putin Absen, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan Berpartisipasi dalam KTT G20 Secara Virtual

Lebih lanjut keputusan itu diambil Putin bersamaan dengan mundurnya pasukan militer Moskow dari kota Kherson, setelah Ukraina melakukan serangan agresif selama berminggu – minggu terakhir hingga Moskow menderita kerugian besar.

Meski nantinya kehadiran Rusia diwakili Sergei Lavrov, sementara Presiden Putin hanya hadir sebagai undangan secara online melalui aplikasi Zoom. Namun pemerintah Indonesia tetap menghormati keputusan Pemerintah Rusia.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas