Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Peru Dicopot dari Jabatannya dan Didakwa atas Pemberontakan

Presiden Peru, Pedro Castillo dicopot dari jabatannya dan ditahan atas tuduhan "pemberontakan" setelah umumkan akan menutup Kongres.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Presiden Peru Dicopot dari Jabatannya dan Didakwa atas Pemberontakan
IG @josepedrocastilloterrones
Presiden Peru, Pedro Castillo, yang telah dicopot dari jabatannya karena upaya kudeta terhadap demokrasi di Peru, Rabu (6/12/2022). - Presiden Peru, Pedro Castillo dicopot dari jabatannya dan ditahan atas tuduhan "pemberontakan" setelah umumkan akan menutup Kongres. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Peru, Pedro Castillo dicopot dari jabatannya dan ditahan atas tuduhan "pemberontakan".

Sebelumnya, Castillo mengumumkan akan menutup Kongres dan menyebut "government of exception".

Situasi ini terjadi hanya beberapa jam sebelum Castillo menghadapi pemungutan suara pemakzulan.

Dilansir The Guardian, kantor kejaksaan umum mengonfirmasi pada Rabu (7/12/2022) bahwa Castillo ditangkap dan didakwa dengan tuduhan melanggar perintah konstitusional.

Castillo juga dituduh melakukan percobaan kudeta dan ketahuan melarikan diri dari Istana Presiden.

Lebih jauh, voting pemakzulan dilakukan setelah Castillo memerintahkan jam malam dan reorganisasi kantor kehakiman dan kejaksaan.

Baca juga: Presiden Peru Pedro Castillo Dicopot dari Jabatannya karena Upaya Kudeta terhadap Konstitusi

Badan hukum tersebut diketahui sedang menyelidiki Castillo atas dugaan korupsi dan mempengaruhi perdagangan - tuduhan yang dia bantah.

Rekomendasi Untuk Anda

Reaksi Wakil Presiden Dina Boluarte hingga pejabat tinggi Peru

Sementara itu, Wakil Presiden peru Dina Boluarte menggambarkan langkah Castillo sebagai upaya kudeta.

Beberapa jam kemudian, dia dilantik sebagai presiden baru.

Boluarte pun menjadi Kepala Negara perempuan pertama dalam sejalah Peru.

Boluarte menyerukan gencatan senjata politik dan pembentukan pemerintah persatuan nasional.

"Yang saya minta adalah ruang, waktu untuk menyelamatkan negara," tegasnya.

Baca juga: Selama Pandemi Corona, Presiden Peru Sudah Dua Kali Pecat Menteri Kesehatan

Presiden Peru, Pedro Castillo, yang telah dicopot dari jabatannya karena upaya kudeta terhadap demokrasi di Peru, Rabu (6/12/2022).
Presiden Peru, Pedro Castillo, yang telah dicopot dari jabatannya karena upaya kudeta terhadap demokrasi di Peru, Rabu (6/12/2022). (IG @josepedrocastilloterrones)

Menteri Luar Negeri Peru César Landa bereaksi setelah pengumuman pengunduran dirinya melalui cuitan Twitter.

"Saya mengutuk keras kudeta ini dan meminta komunitas internasional membantu pembentukan kembali demokrasi di Peru," terangnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas