Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

14 Negara yang Batasi Pendatang dari China karena Covid-19

Saat China mulai membuka perbatasan, sejumlah negara berikut ini justru menutup pintunya untuk China.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in 14 Negara yang Batasi Pendatang dari China karena Covid-19
Hector RETAMAL / AFP
Pasien dengan tandu terlihat di pintu masuk ke area darurat di rumah sakit Tongren di Shanghai China pada 3 Januari 2023. Saat China mulai membuka perbatasan, sejumlah negara berikut ini justru menutup pintunya untuk China. 

TRIBUNNEWS.COM - Belasan negara mengumumkan pembatasan bagi para pelancong yang datang dari China buntut meningkatnya kasus Covid-19 di negara tersebut.

Dilansir Time, beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, memberlakukan kembali tes COVID-19 sebelum penerbangan untuk orang yang terbang dari China.

Negara lainnya, seperti Jepang dan Italia, mewajibkan pengujian pada saat kedatangan dan karantina bagi mereka yang dinyatakan positif.

Satu negara, Maroko, bahkan memutuskan untuk melarang masuknya semua pelancong yang datang dari China secara langsung.

Saat China bersiap untuk mencabut pembatasan perbatasannya sendiri pada 8 Januari mendatang, berikut adalah negara-negara yang jusru mengumumkan pembatasan di negara mereka terhadap pelancong dari China.

1. Italia

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Belgia akan Uji Air Limbah Pesawat dari China

Italia termasuk negara pertama yang mengumumkan persyaratan masuk baru bagi pelancong yang datang dari China.

Rekomendasi Untuk Anda

Menteri kesehatannya mengumumkan pada 28 Desember bahwa semua penumpang maskapai akan dikenakan pengujian Covid-19 wajib pada saat kedatangan.

Italia adalah negara Eropa pertama dan satu-satunya yang memberlakukan pengujian semacam itu sejauh ini.

Di antara salah satu penerbangan pertama yang diuji, lebih dari sepertiga penumpangnya dinyatakan positif COVID-19.

Pada penerbangan lain, separuh penumpang dinyatakan positif.

2. Amerika Serikat

Pada 28 Desember, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengumumkan bahwa AS akan mewajibkan pelancong yang datang dari China, Hong Kong, dan Makau untuk menunjukkan tes negatif COVID-19.

Tes negatif harus didapatkan tidak lebih dari dua hari sebelum keberangkatan.

Pembatasan baru, yang mulai berlaku pada 3 Januari, terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kurangnya transparansi China atas wabahnya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas