Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Unicorn Media Sosial India ShareChat Pecat 20 Persen Karyawannya

ShareChat, aplikasi unicorn asal India, memecat 20 persen karyawannya karena kekhawatiran akan krisis ekonomi yang berkelanjutan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
zoom-in Unicorn Media Sosial India ShareChat Pecat 20 Persen Karyawannya
Inc24
Ilustrasi aplikasi ShareChat. ShareChat, aplikasi unicorn asal India, memecat 20 persen karyawannya karena kekhawatiran akan krisis ekonomi yang berkelanjutan. 

TaniHub mengakui dengan adanya penghentian operasional warehouse di Bandung dan Bali mengakibatkan adanya PHK bagi sejumlah pekerja.

TaniHub pun akan memfokuskan bisnis menjadi pemasok bagi hotel, restoran, dan kafe (horeka). Selain itu, akan menyasar modern trade yaitu supermarket, hypermarket, dan pasar swalayan.

3. LinkAja

PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau LinkAja mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan reorganisasi yang berdampak pada PHK sejumlah karyawan.

Meski demikian, mereka memastikan jumlah yang direorganisasi kurang dari 200 karyawan.

4. Zenius

Startup teknologi edukasi (edutech) Zenius kembali mengumumkan PHK pada awal Agustus lalu tanpa menyebutkan jumlah karyawan yang terdampak.

Rekomendasi Untuk Anda

PHK pertama, Zenius telah memangkas sekitar 25 persen tenaga kerjanya atau lebih dari 200 karyawan.

Zenius juga mengungkapkan kedua PHK ini dikarenakan perubahan kondisi makro ekonomi dan perilaku konsumen.

5. Pahamify

Startup edutech Pahamify telah mengonfirmasi kabar terkait PHK kepada sejumlah karyawannya.

Dalam konfirmasinya, Pahamify menjelaskan PHK ini sebagai salah satu bentuk dari adaptasi dalam kondisi makro ekonomi yang terjadi saat ini.

6. MamiKos

Startup yang bergerak sebagai penyedia layanan pencarian dan sewa kos hunian sementara, mengonfirmasi adanya PHK kepada karyawan karena adanya restrukturisasi.

Co-founder dan CEO Mamikos, Maria Regina Anggit, mengatakan PHK sudah mempertimbangkan kondisi pasar dan ekonomi makro saat ini.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas