Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kodok Raksasa Toadzilla Ditemukan di Hutan Australia, Beratnya Capai 2,7 Kg

Kodok raksasa Toadzilla ditemukan di hutan Australia. Kodok tebu ini beratnya mencapai 2,7 Kg. Kodok Toadzilla ini akan dibawa ke Museum Queensland.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Kodok Raksasa Toadzilla Ditemukan di Hutan Australia, Beratnya Capai 2,7 Kg
FB/Queensland Department of Environment and Science
Kodok raksasa yang dijuluki Toadzilla ditemukan di hutan hujan Australia utara, Jumat (20/1/2023). Kodok ini memiliki berat 2,7 kg. 

Kylee Grey tidak yakin berapa umur Toadzilla.

Spesies ini dapat hidup hingga 15 tahun di alam liar, tapi Kylee Grey percaya kodok itu telah ada sejak lama, seperti diberitakan BBC Internasional.

Toadzilla sejak itu telah di-eutanasia, seperti praktik standar di Australia untuk hama tersebut, dan akan disumbangkan ke Museum Queensland.

Kodok raksasa yang dijuluki Toadzilla ditemukan di hutan hujan Australia utara, Jumat (20/1/2023). Kodok ini memiliki berat 2,7 kg.
Kodok raksasa yang dijuluki Toadzilla ditemukan di hutan hujan Australia utara, Jumat (20/1/2023). Kodok ini memiliki berat 2,7 kg. (FB/Queensland Department of Environment and Science)

Baca juga: Kodok Darah, Satwa Langka Penghuni Taman Nasional Gunung Halimun Salak Berhasil Diabadikan

Kodok Tebu

Kodok tebu adalah spesies non-asli yang diperkenalkan ke Australia pada tahun 1935 dari Amerika Selatan dan Tengah.

Kodok ini berfungsi untuk mengendalikan kumbang hama di industri tebu Queensland, sebelum penggunaan bahan kimia pertanian.

Hewan ini dapat meracuni pemangsa yang mencoba memakannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak ada cara skala luas untuk mengendalikan perkembangbiakan kodok tebu.

Kodok ini sekarang ditemukan di seluruh Australia utara dan bergerak ke arah barat dengan jarak sekitar 40 hingga 60 km (sekitar 25 hingga 37 mil) per tahun.

Kodok tebu betina dapat menghasilkan hingga 30.000 telur dalam satu musim.

Hewan ini adalah salah satu hama paling merusak di Australia dan kini diperkirakan berjumlah lebih dari 2 miliar.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Kodok Tebu

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas