Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Jepang Perketat Sanksi atas Rusia, Daftar Larangan Ekspor Diperluas

Jepang memperketat sanksinya terhadap Rusia, menyusul gelombang terbaru serangan rudal di Ukraina dan akan berlaku mulai 3 Februari 2023.

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Jepang Perketat Sanksi atas Rusia, Daftar Larangan Ekspor Diperluas
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengecam keras peluncuran Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) atau Peluru Kendali Balistik Antar Benua yang dilakukan Korea Utara (Korut), Kamis (3/11/2022) pagi waktu Jepang. - Jepang memperketat sanksinya terhadap Rusia, menyusul gelombang terbaru serangan rudal di Ukraina dan akan berlaku mulai 3 Februari 2023. 

TRIBUNNEWS.COM - Jepang memperketat sanksinya terhadap Rusia, menyusul gelombang terbaru serangan rudal di Ukraina.

Tokyo menambahkan sejumlah barang ke daftar larangan ekspor dan membekukan aset pejabat serta entitas Rusia.

"Mengingat situasi seputar Ukraina dan untuk berkontribusi pada upaya internasional dalam mengamankan perdamaian, Jepang akan menerapkan larangan ekspor sejalan dengan negara-negara besar lainnya," terang Kementerian Ekonomi Perdaganan dan Industri Jepang dalam siaran pers.

Di antara sanksi baru, Jepang akan melarang pengiriman barang ke 49 organisasi di Rusia.

Sanksi itu akan berlaku mulai 3 Februari yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan militer Moskow.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-338: Rudal dan Drone Bombardir Kyiv, 11 Orang Tewas

"Sanksi akan mencakup produk mulai dari meriam air, peralatan eksplorasi gas dan peralatan semikonduktor hingga vaksin, peralatan pemeriksaan sinar-X, bahan peledak dan robot," kata kementerian itu.

Jepang juga akan membekukan aset tiga entitas dan 22 individu di Rusia,di antaranya termasuk:

Berita Rekomendasi

- Perusahaan pesawat JSC Irkut Corp, pembuat rudal darat-ke-udara MMZ Avangard

- Wakil Menteri Pertahanan Rusia Mikhail Mizintsev

- Menteri Kehakiman Konstantin Chuychenko

- 14 individu pro-Moskow, terkait dengan "pencaplokan" bagian wilayah tenggara Ukraina.

Baca juga: Populer Internasional: Kota Odesa di Ukraina Jadi Warisan Dunia - Aksi Penikaman di Jerman

Vladimir Putin merayakan tahun baru 2023 di markas besar distrik militer selatan Rusia, Sabtu (31/12/2022) tengah malam. Sebelumnya, ia memberikan medali pada tentara Rusia yang pergi ke Ukraina.
Presiden Rusia, Vladimir Putin merayakan tahun baru 2023 di markas besar distrik militer selatan Rusia, Sabtu (31/12/2022) tengah malam. Sebelumnya, ia memberikan medali pada tentara Rusia yang pergi ke Ukraina. (Twitter/francis_scarr)

Dikutip Al Jazeera, keputusan pada Jumat (27/1/2023) datang setelah Rusia melancarkan serangan rudal di Ukraina pada Kamis (26/1/2023).

Serangan terbaru Rusia dilaporkan menewaskan 11 orang.

Agresi Moskow berlangsung sehari setelah Jerman dan Amerika Serikat (AS) sepakat memasok tank Leopard 2 dan M1 Abrams ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas