Update Gempa Turki dan Suriah: 41.987 Orang Tewas, PBB Serukan Bantuan 1 Miliar Dolar
Update Gempa Turki dan Suriah, 41.987 orang tewas. PBB menyerukan bantuan 1 miliar dolar untuk Turki dan 400 juta dolar untuk Suriah.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Garudea Prabawati
Bashar al-Assad sangat berterima kasih pada negara lain yang telah membantu Suriah dan mengirimkan bantuan, dikutip dari Al Jazeera.
Meski demikian, bantuan yang diterima oleh Suriah masih berada jauh dari tingkat kebutuhan bantuan.
PBB Serukan Bantuan 1 Miliar Dolar
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah meluncurkan permohonan bantuan sebesar $1 miliar untuk membantu para korban di Turki akibat bencana gempa bumi yang terjadi pada Senin (6/2/2023).
PBB mengatakan, dana tersebut akan memberikan bantuan kemanusiaan selama tiga bulan kepada 5,2 juta orang.
Selain itu, juga memungkinkan organisasi bantuan untuk dengan cepat meningkatkan dukungan vital.
Seruan ini hanya dua hari setelah meluncurkan permohonan $400 juta untuk warga Suriah.
Baca juga: PBB Serukan Bantuan 1 Miliar Dolar AS untuk Penanganan Gempa Bumi di Turki
Pengiriman Bantuan
Di Suriah, upaya bantuan terhambat oleh konflik.
Banyak orang di barat laut merasa ditinggalkan karena persediaan hampir selalu dikirim ke bagian lain dari zona bencana yang luas.
Pengiriman bantuan dari Turki terputus sepenuhnya setelah gempa bumi, ketika rute yang digunakan oleh PBB untuk sementara diblokir.
Beberapa hari setelah gempa bumi, Presiden Suriah Bashar al-Assad memberikan persetujuan untuk membuka dua penyeberangan tambahan.
Hingga Kamis (16/2/2023), 119 truk PBB telah melewati perbatasan Bab al-Hawa dan Bab al-Salam antara Turki dan Suriah, dikutip dari Channel News Asia.
Sebuah konvoi 15 truk bantuan dari Qatar telah mencapai kota Afrin yang dikuasai pemberontak Suriah, membawa makanan yang sangat dibutuhkan, obat-obatan penting dan tenda.
Banyak orang yang selamat telah melarikan diri dari zona bencana, namun beberapa memutuskan untuk tetap tinggal, meski dalam kondisi yang mengerikan.
"Kami menghabiskan hari-hari kami dengan roti, sup, dan makanan sebagai bagian dari bantuan yang dikirimkan oleh orang-orang. Kami tidak memiliki kehidupan lagi. Kami takut," kata Mustafa Akan di Adiyaman, korban selamat yang kehilangan rumahnya.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Berita lain terkait Gempa di Turki dan Suriah