Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Kapan Ukraina melancarkan serangan balik ke Rusia?

Sejumlah pengamat memperkirakan Ukraina akan melancarkan serangan balik terhadap pasukan Rusia dalam waktu dekat guna merebut kembali…

Tribun X Baca tanpa iklan

"Kami tentu menyadari bahwa rezim Kyiv, yang berada di balik sejumlah serangan dan aksi teroris, berencana untuk melanjutkan kampanyenya. Semua layanan khusus kami telah melakukan segala sesuatu untuk memastikan keamanan," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Baca juga:

Bagaimana persiapan Ukraina untuk serangan balik?

Pasukan Ukraina belum melakukan serangan besar di front Rusia-Ukraina sejak akhir 2022.

Selama musim dingin mereka bekerja untuk mencerai-beraikan pasukan Rusia dan menghabiskan cadangan mereka.

Lebih dari 20.000 tentara Rusia tewas dalam pertempuran di Ukraina sejak Desember, menurut perkiraan AS.

Sebanyak 80.000 lainnya terluka, kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby, mengutip laporan intelijen yang baru dibuka. BBC tidak dapat memverifikasi angka-angka ini secara independen.

Pada saat yang sama, data awal menunjukkan bahwa 12 brigade Ukraina telah disiapkan pada bulan ini, yang berjumlah antara 40.000 dan 50.000 tentara.

Rekomendasi Untuk Anda

Kyiv juga sudah mendapatkan sebagian besar peralatan seperti kendaraan lapis baja dan artileri yang telah dijanjikan oleh sekutu Barat.

Para pejabat Ukraina mengatakan serangan balasan mungkin bisa terjadi pada akhir April atau awal Mei. Tanggal yang sama ini juga disebutkan oleh media Amerika yang mengutip sumber di Departemen Luar Negeri AS.

Namun, operasi skala besar tersebut bergantung pada banyak faktor, termasuk cuaca. Di Ukraina timur dan selatan, April mengalami curah hujan yang deras sehingga kendaraan lapis baja akan kesulitan melewati lumpur.

Cuaca kering pada awal Mei telah memicu diskusi tentang segera dimulainya serangan balik Ukraina.

Mengapa Ukraina melancarkan serangan balik?

Pemerintah Ukraina dan sekutu Barat sama-sama mengatakan keberhasilan serangan balik Angkatan Bersenjata Ukraina sangat penting.

Presiden Volodymyr Zelensky sangat ingin merebut kembali wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia. Dia juga ingin menunjukkan nilai investasi pemerintah di Eropa dan AS ke pasukan Ukraina.

Tentara Ukraina kemungkinan akan menghadapi hambatan yang signifikan sebelum mencapai kesuksesan.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 3/4
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas