Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Putin Khawatir Dibunuh Pesawat Tak Berawak, Tutup Jaringan Internet Seluler Jelang Pidatonya

Jelang pidatonya di St Petersburg, Vladimir Putin mematikan jaringan internet seluler, untuk menghindari upaya pembunuhan pesawat tak berawak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Putin Khawatir Dibunuh Pesawat Tak Berawak, Tutup Jaringan Internet Seluler Jelang Pidatonya
Gavriil GRIGOROV/SPUTNIK/AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan koresponden perang di Moskow pada 13 Juni 2023. - Jelang pidatonya di St Petersburg, Vladimir Putin mematikan jaringan internet seluler, untuk menghindari upaya pembunuhan pesawat tak berawak. 

Vladimir Putin mengklaim Ukraina mengalami rugi besar usai menerima serangan balasan dari Rusia.

Putin mengatakan saat ini tak perlu adanya putaran baru mobilisasi dalam perang.

Ia juga disebut memerintahkan pasukannya untuk mencoba merebut lebih banyak tanah di Ukraina.

Hal ini dilakukan untuk melindungi wilayah Rusia di perbatasan.

Putin mengatakan dalam sebuah wawancara, Rusia telah merebut beberapa desa di Ukraina pada tahap awal serangan balasannya.

Dia menegaskan Ukraina kehilangan 160 tank dan lebih dari 360 kendaraan lapis baja lainnya dalam beberapa hari terakhir pertempuran sengit.

Mengutip Al Jazeera, sementara klaim Putin, Rusia hanya kehilangan 54 tank sejak Kyiv memulai serangan baru.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui, klaim tersebut tidak dapat segera diverifikasi.

Mengacu pada serangan Ukraina dan penembakan Belgorod Rusia dan wilayah perbatasan lainnya, Putin mengatakan militernya akan mengambil tindakan untuk menghentikan serangan semacam itu.

Dan jika Kyiv tetap bertahan, dirinya menyebut:

Baca juga: Putin Klaim Ukraina Rugi Besar usai Serangan Balasan: 160 Tank dan 360 Kendaraan Lapis Baja Hilang

Kami harus mempertimbangkan untuk membuat zona sanitasi di Ukraina untuk mencegahnya menyerang wilayah kami," katanya lagi.

Dalam beberapa minggu terakhir, wilayah perbatasan Rusia semakin diserang, Kremlin pun menyalahkan pasukan Ukraina atas serangan tersebut.

Pemimpin lokal di Rusia telah memohon kepada Kremlin untuk berbuat lebih banyak untuk melindungi warganya, beberapa di antaranya telah dievakuasi ke daerah yang lebih aman.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)
 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas