Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

UU Baru, Mesir Larang Semua Anjing kecuali 10 Ras yang Aman untuk Dipelihara

Sahkan UU terbaru, Mesir melarang semua ras anjing kecuali 10 jenis yang aman untuk dipelihara. Sebelumnya, pria Mesir tewas karena diserang Pit Bull.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in UU Baru, Mesir Larang Semua Anjing kecuali 10 Ras yang Aman untuk Dipelihara
freepik
Anjing German Shepherd - Mesir mengesahkan UU terbaru yang mengatur kepemilikan hewan. Mesir hanya mengizinkan 10 jenis anjing untuk diperlihara dan memberlakukan aturan pemeliharaan ketat untuk ras anjing lainnya yang dianggap berbahaya. 

“Kami juga terkejut dengan daftar ras yang dilarang, termasuk anjing yang biasanya diizinkan di negara lain. Ada perbedaan yang jelas dalam daftar," katanya, dikutip dari Middle East Monitor.

"Misalnya, satu jenis anjing dilarang, tetapi juga terdaftar sebagai diizinkan dengan nama yang berbeda. Hal ini menunjukkan kurangnya pemahaman di pihak pembuat undang-undang tentang ras anjing, sifat mereka yang sebenarnya, dan tingkat agresi mereka,” lanjutnya.

Tragedi Kematian Pria Mesir Diserang Anjing Pit Bull

Anjing Pit Bull
Anjing Pit Bull (freepik)

Baca juga: Wilson, Anjing Pelacak yang Hilang saat Bantu Cari 4 Anak Kolombia di Hutan Amazon

UU kepemilikan hewan itu bermula dari insiden tragis pada Februari 2023, ketika Mohamed Moheb Al-Mawi, seorang bankir di Kota Sheikh Zayed, di Wilayah Kairo Raya, mengalami koma.

Ia meninggal setelah diserang oleh anjing Pit Bull milik tetangganya.

Insiden itu memicu perdebatan sengit tentang keamanan publik.

Tragedi ini mendorong pihak berwenang mengambil tindakan untuk mengatur kepemilikan hewan peliharaan, dikutip dari Ruetir.

Rekomendasi Untuk Anda

UU itu juga muncul di tengah tren yang berkembang untuk memiliki hewan peliharaan di Mesir, terutama anjing.

Anggota parlemen Mesir berpendapat, perlunya aturan yang lebih ketat untuk memastikan kepemilikan anjing yang bertanggung jawab dan menjaga kesejahteraan masyarakat.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Mesir

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas