Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Studi Ungkap Air Minum dari Separuh Keran di AS Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

penelitian yang dirilis Rabu (5/7/2023), air minum dari hampir setengah keran di Amerika Serikat sebagian besar mengandung "bahan kimia berbahaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Studi Ungkap Air Minum dari Separuh Keran di AS Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
CNN
Peta USGS ini menunjukkan jumlah PFAS yang terdeteksi dalam sampel air keran dari lokasi terpilih di seluruh negara. Temuan ini didasarkan pada studi sampel USGS yang diambil antara 2016 dan 2021 dari pasokan swasta dan publik di 716 lokasi. Peta tersebut tidak mewakili satu-satunya lokasi di AS dengan PFAS. 

Eksposur terberat terjadi di kota-kota dan dekat dengan sumber senyawa potensial, khususnya di Pesisir Timur; pusat kota Great Lakes dan Great Plains; dan California Tengah dan Selatan. Banyak tes, kebanyakan di daerah pedesaan, tidak menemukan PFAS.

Berdasarkan data tersebut, para peneliti memperkirakan bahwa setidaknya satu bentuk PFAS dapat ditemukan pada sekitar 45 persen sampel air ledeng secara nasional.

"Studi tersebut menggarisbawahi bahwa pengguna sumur pribadi harus menguji air mereka untuk PFAS dan mempertimbangkan untuk memasang filter," kata Faber dari Kelompok Kerja Lingkungan.

Filter yang mengandung karbon aktif atau membran reverse osmosis dapat menghilangkan senyawa tersebut.

"Studi USGS adalah bukti lebih lanjut bahwa PFAS sangat meresap dan orang-orang yang mengandalkan sumur pribadi sangat rentan terhadap bahaya yang disebabkan oleh bahan kimia ini," kata Faber.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas