Studi Ungkap Air Minum dari Separuh Keran di AS Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
penelitian yang dirilis Rabu (5/7/2023), air minum dari hampir setengah keran di Amerika Serikat sebagian besar mengandung "bahan kimia berbahaya.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Nuryanti
Eksposur terberat terjadi di kota-kota dan dekat dengan sumber senyawa potensial, khususnya di Pesisir Timur; pusat kota Great Lakes dan Great Plains; dan California Tengah dan Selatan. Banyak tes, kebanyakan di daerah pedesaan, tidak menemukan PFAS.
Berdasarkan data tersebut, para peneliti memperkirakan bahwa setidaknya satu bentuk PFAS dapat ditemukan pada sekitar 45 persen sampel air ledeng secara nasional.
"Studi tersebut menggarisbawahi bahwa pengguna sumur pribadi harus menguji air mereka untuk PFAS dan mempertimbangkan untuk memasang filter," kata Faber dari Kelompok Kerja Lingkungan.
Filter yang mengandung karbon aktif atau membran reverse osmosis dapat menghilangkan senyawa tersebut.
"Studi USGS adalah bukti lebih lanjut bahwa PFAS sangat meresap dan orang-orang yang mengandalkan sumur pribadi sangat rentan terhadap bahaya yang disebabkan oleh bahan kimia ini," kata Faber.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)