Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ribuan Orang Ukraina Disiksa dan Dipaksa Gali Parit dengan Berseragam Militer Rusia

Sebuah laporan, ribuan orang Ukraina ditahan Rusia. Mereka disiksa dan dipaksa gali parit di garis depan dengan mengenakan seragam militer Rusia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ribuan Orang Ukraina Disiksa dan Dipaksa Gali Parit dengan Berseragam Militer Rusia
Genya SAVILOV / AFP
Ilustrasi parit - Prajurit Ukraina berdiri di parit dekat posisi mereka di dekat kota Bakhmut, wilayah Donetsk pada 8 April 2023, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. - Ribuan warga sipil Ukraina dilaporkan masih ditahan oleh Rusia. Mereka disiksa dan dipaksa menggali parit dan kuburan massal. 

Bangunan di Rostov adalah satu dari setidaknya 40 fasilitas penahanan di Rusia dan Belarusia, dan 63 tempat penahanan sementara dan formal di wilayah Ukraina yang diduduki.

Rusia Paksa Tahanan Gali Kuburan Massal

Seorang tentara Ukraina dari Brigade Mekanis Terpisah ke-28 menembakkan peluncur granat 40mm di garis depan dekat kota Bakhmut, wilayah Donetsk, pada 17 Juni 2023, di tengah invasi Rusia ke Ukraina.
Seorang tentara Ukraina dari Brigade Mekanis Terpisah ke-28 menembakkan peluncur granat 40mm di garis depan dekat kota Bakhmut, wilayah Donetsk, pada 17 Juni 2023, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Anatolii STEPANOV / AFP)

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-505: KTT NATO Berakhir, Komitmen G7 untuk Terus Membantu Ukraina

Tentara Rusia juga memaksa tahanan untuk menggali kuburan massal untuk sesama tahanan yang dieksekusi yang tidak mematuhi perintah, menurut mantan tahanan Rusia yang diwawancarai dan citra satelit.

"Pemerintah Ukraina yakin Rusia mungkin telah menahan sekitar 10.000 warga sipil," kata Oleksandr Kononenko, seorang negosiator pertukaran tahanan, mengatakan kepada AP News.

"Para tahanan dipindahkan secara sewenang-wenang ke berbagai fasilitas, seperti upaya untuk menyembunyikan mereka dari anggota keluarga dan hanya untuk menyembunyikan jejak kejahatan,” lanjutnya.

Sementara itu, Rusia membantah menahan warga sipil Ukraina.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi Untuk Anda

Berita lain terkait Rusia dan Ukraina

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas