Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Opname Semalam, PM Israel Benjamin Netanyahu Sudah Keluar dari Rumah Sakit, Awalnya Merasa Pusing

Pemimpin Israel berusia 73 tahun, Benjamin Netanyahu dilarikan ke Pusat Medis Sheba pada Sabtu (15/7/2023) setelah merasa pusing ringan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Opname Semalam, PM Israel Benjamin Netanyahu Sudah Keluar dari Rumah Sakit, Awalnya Merasa Pusing
RONALDO SCHEMIDT / AFP
Mantan perdana menteri Israel dan pemimpin partai Likud Benjamin Netanyahu berbicara kepada para pendukung di markas kampanye di Yerusalem pada 2 November 2022, setelah berakhirnya pemungutan suara untuk pemilihan nasional. Netanyahu beringsut menuju merebut kembali kekuasaan setelah hasil pemilu yang diproyeksikan menunjukkan mayoritas pemerintah berada dalam jangkauan sayap kanan veteran, tetapi prospeknya bisa berubah saat surat suara dihitung. 

Netanyahu adalah pemimpin terlama Israel.

Dia sudah lebih dari 15 tahun menjabat, lapor Al Jazeera.

Pemimpin Israel menghadapi tekanan di berbagai bidang.

Baca juga: Daftar Pemimpin Dunia yang Didakwa hingga Dipenjara, Donald Trump, Lula da Silva, Benjamin Netanyahu

Mantan perdana menteri Israel dan pemimpin partai Likud Benjamin Netanyahu berbicara kepada para pendukung di markas kampanye di Yerusalem pada 2 November 2022, setelah berakhirnya pemungutan suara untuk pemilihan nasional. Netanyahu beringsut menuju merebut kembali kekuasaan setelah hasil pemilu yang diproyeksikan menunjukkan mayoritas pemerintah berada dalam jangkauan sayap kanan veteran, tetapi prospeknya bisa berubah saat surat suara dihitung.
Mantan perdana menteri Israel dan pemimpin partai Likud Benjamin Netanyahu berbicara kepada para pendukung di markas kampanye di Yerusalem pada 2 November 2022, setelah berakhirnya pemungutan suara untuk pemilihan nasional. Netanyahu beringsut menuju merebut kembali kekuasaan setelah hasil pemilu yang diproyeksikan menunjukkan mayoritas pemerintah berada dalam jangkauan sayap kanan veteran, tetapi prospeknya bisa berubah saat surat suara dihitung. (RONALDO SCHEMIDT / AFP)

Dia diadili atas berbagai tuduhan korupsi dalam kasus yang telah memecah belah bangsa.

Kebijakan garis keras pemerintahnya terhadap warga Palestina telah menuai kritik internasional dan memusuhi hubungan dengan Amerika Serikat, sekutu terdekat dan paling penting Israel.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas