Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Waspada Diinvasi ECOWAS, Junta Niger Aktifkan Pasukan Siaga Penuh

Tanggapi ancaman invasi ECOWAS, Pemimpin junta Niger aktifkan pasukan siaga penuh. Ribuan masyarakat mendukung junta Niger untuk bebas dari Prancis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Waspada Diinvasi ECOWAS, Junta Niger Aktifkan Pasukan Siaga Penuh
AFP
Pemimpin Dewan Nasional untuk Perlindungan Tanah Air (CNSP) Niger, Kolonel Ibro Bachirou Amadou (kedua dari kanan), Kolonel Sidi Mohamed (kiri) dan Kolonel Salissou Mamane Salissou (tengah) melambai kepada para pendukung di stadion jenderal Seyni Kountche di Niamey pada bulan Agustus 26 Agustus 2023. 

“Selama 60 tahun, kami tidak pernah merdeka, hanya sejak hari kudeta,” ujarnya.

Seorang pria memegang papan bertuliskan: 'Ganyang Prancis, hancurkan ECOWAS' saat para pendukung Dewan Nasional Perlindungan Tanah Air (CNSP) Niger berkumpul di stadion umum Seyni Kountche di Niamey pada 26 Agustus 2023.
Seorang pria memegang papan bertuliskan: 'Ganyang Prancis, hancurkan ECOWAS' saat para pendukung Dewan Nasional Perlindungan Tanah Air (CNSP) Niger berkumpul di stadion umum Seyni Kountche di Niamey pada 26 Agustus 2023. (AFP)

Baca juga: Junta Niger Janji akan Kembalikan Demokrasi setelah 3 Tahun, ECOWAS Menolak

Ramatou Ibrahim Boubacar menambahkan negaranya mendukung penuh Dewan Nasional untuk Perlindungan Tanah Air (CNSP), yang merebut kekuasaan setelah pemerintahan Presiden Mohamed Bazoum digulingkan pada 26 Juli 2023.

CSNP Junta Niger saat ini menargetkan Prancis.

Mereka mengumumkan pada Jumat (25/8/2023), Duta Besar Prancis, Sylvain Itte, memiliki waktu 48 jam untuk berangkat.

Sylvain Itte mengatakan, ia menolak untuk bertemu dengan penguasa baru dan mengutip tindakan pemerintah Prancis yang bertentangan dengan kepentingan Niger.

Prancis menolak permintaan itu dan mengatakan junta Niger tidak memiliki wewenang untuk mengajukan permintaan itu.

“Duta Besar Prancis, bukannya pergi, malah mengira ini adalah tanah orang tuanya,” kata Idrissa Halidou, seorang petugas kesehatan dan anggota CNSP.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami adalah orang-orang yang berperang, kami siap berperang melawan (ECOWAS),” lanjutnya.

Junta Niger menuduh ECOWAS berada dalam pengaruh Prancis.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Niger

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas