Mahkamah Agung Meksiko Mendekriminalisasi Aborsi, Apa Artinya?
Meksiko mengambil langkah berani untuk melakukan perubahan. MA mengakhiri larangan federal terhadap aborsi.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Sri Juliati
Pada 30 Agustus, Aguascalientes menjadi negara bagian Meksiko ke-12 yang menghapuskan hukuman pidana untuk aborsi.
Namun, sekitar 20 negara bagian Meksiko masih mengkriminalisasi aborsi.
Undang-undang tersebut tidak terpengaruh oleh keputusan Mahkamah Agung pada hari Rabu.
Namun, para pendukung hak aborsi kemungkinan akan meminta hakim negara bagian untuk menindaklanjuti keputusan MA tersebut.
Sebenarnya, aborsi tidak banyak dituntut sebagai kejahatan di Meksiko.
Namun banyak dokter menolak melakukan aborsi, dengan alasan aturan undang-undang.
Apa arti dekriminalisasi aborsi bagi Meksiko?
Meskipun keputusan tersebut merupakan langkah menuju arah yang benar, Fernanda Diaz de Leon, sub-direktur dan pakar hukum kelompok hak-hak perempuan IPAS mengatakan hal itu tidak berarti bahwa setiap perempuan Meksiko dapat mengakses prosedur tersebut.
Namun, yang dilakukannya adalah mendorong lembaga-lembaga federal untuk memberikan perawatan yang dibutuhkan dan diinginkan pasien.
Menghapus larangan aborsi pasti akan menghilangkan alasan lain yang digunakan oleh penyedia layanan kesehatan untuk menolak aborsi di negara-negara yang tidak lagi memandang aborsi sebagai kejahatan menurut hukum.
"Ini adalah langkah yang sangat penting," kata Diaz de Leon via Independent.
"Kita perlu menunggu untuk melihat bagaimana hal ini akan diterapkan dan seberapa jauh jangkauannya," tuturnya.
(Tribunnews.com/Deni)
Baca tanpa iklan