Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-618: Drone Rusia Serang Infrastruktur Kharkiv dan Picu Kebakaran

Berikut update perang Rusia vs Ukraina hari ke-618, Drone Rusia menyerang sasaran sipil dan memicu kebakaran pada Jumat pagi di dan dekat Kharkiv.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Daryono
zoom-in Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-618: Drone Rusia Serang Infrastruktur Kharkiv dan Picu Kebakaran
SERGEY BOBOK / AFP
Penghilang ranjau polisi nasional Ukraina meledakkan ranjau yang ditemukan di sebuah lapangan di distrik Izyum, wilayah Kharkiv pada 24 Oktober 2023 

Menurutnya, konflik antar kedua negara tersebut belum menemui jalan buntu.

“Tidak, ini belum menemui jalan buntu,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan.

Ia mengatakan Rusia akan melakukan operasi militer khusus dan tujuannya harus terpenuhi.

“Rusia terus melakukan operasi militer khusus. Semua tujuan yang ditetapkan harus dipenuhi,” tambahnya.

- Panglima angkatan bersenjata Ukraina, Jenderal Valery Zaluzhny mengatakan perang ini mengalami jalan buntu

Menurutnya, konflik antar kedua negara ini tidak ada perubahan.

"Tidak ada terobosan yang mendalam dan indah," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

- Mike Johnson mengatakan rancangan undang-undang yang menggabungkan bantuan Ukraina dengan keamanan perbatasan akan segera diajukan

Setelah DPR melakukan pemungutan suara mengenai langkah bantuan Israel yang berdiri sendiri, Mike Johnson berjanji akan segera membahas undang-undang bantuan untuk Ukraina.

- Pemerintahan Biden berencana memberikan bantuan militer baru senilai 425 juta dolar ke Ukraina

Para pejabat mengatakan dana jangka panjang akan diberikan melalui Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina, yang mendanai kontrak untuk sistem senjata yang lebih besar yang perlu dibangun atau dimodifikasi oleh perusahaan pertahanan.

- Rusia mengatakan pihaknya telah menjatuhkan hukuman penjara kepada dua tentara Ukraina yang bertempur di kota Mariupol

Ribuan pejuang Ukraina ditawan setelah Rusia menguasai Mariupol pada Mei lalu.

Beberapa di antaranya dikirim ke Rusia atau diadili oleh pengadilan yang didukung Moskow di Ukraina timur yang diduduki.

Kelompok hak asasi manusia dan negara-negara barat mengkritik Moskow karena mengadili tentara Ukraina yang ditangkap.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas