Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-651, Berkat Qatar, 6 Anak Dikembalikan ke Kyiv dari Moskow

Berdasarkan kesepakatan yang ditengahi oleh Qatar, enam anak akan dikembalikan ke Ukraina dari Rusia.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-651, Berkat Qatar, 6 Anak Dikembalikan ke Kyiv dari Moskow
Mikhail KLIMENTYEV / POOL / AFP
Foto kumpulan yang didistribusikan oleh lembaga negara Rusia Sputnik menunjukkan Presiden Rusia Vladimir Putin mengambil bagian dalam pertemuan puncak para pemimpin G20 virtual di Moskow pada 22 November 2023. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini update perang Rusia-Ukraina hari ke-651 pada Rabu (6/12/2023).

Berdasarkan kesepakatan yang ditengahi oleh Qatar, enam anak akan dikembalikan ke Ukraina dari Rusia.

"Anak-anak tersebut dalam perjalanan ke Ukraina melalui Moskow," kata seorang pejabat Qatar.

Ini adalah tahap kedua pemulangan anak-anak Ukraina berkat mediasi Qatar.

Sebelumnya, empat anak di bawah umur dipulangkan ke Ukraina pada bulan Oktober 2023.

Inilah update perang Rusia-Ukraina hari ke-651 pada Rabu (6/12/2023) lainnya:

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-650: Bantuan AS ke Ukraina Macet, Putin Berpotensi Menang

- Zelensky batal pidato di depan senator AS

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, batal berpidato di hadapan para senator Amerika Serikat (AS) pada Selasa (5/12/2023) melalui Zoom.

Pemimpin Senat, Chuck Schumer mengumumkan bahwa Zelensky tidak akan menghadiri pengarahan tersebut karena "terjadi sesuatu di menit-menit terakhir".

- Putin kunjungan ke Uni Emirat Arab dan Arab Saudi

Presiden Rusia, Vladimir Putin dijadwalkan melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi pada Rabu (6/12/2023).

Putin belum banyak melakukan perjalanan internasional sejak Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya pada bulan Maret.

Baik UEA maupun Arab saudi belum ikut menandatangani perjanjian ICC.

Artinya, UEA dan Arab Saudi tidak wajib menangkap Putin jika pemimpin Rusia itu memasuki wilayah mereka.

Dilansir Times of Israel, Putin menjadi buronan ICC atas kejahatan perang.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas