Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ukraina Laporkan 100 Serangan Udara Rusia dalam Kurun Waktu 24 Jam

Ukraina mengatakan bahwa pada Sabtu (9/12/2023), Rusia melancarkan hampir 100 serangan udara ke seluruh negeri dalam kurun waktu 24 jam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ukraina Laporkan 100 Serangan Udara Rusia dalam Kurun Waktu 24 Jam
GRIGORY SYSOYEV / SPUTNIK / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan dengan sekretaris dewan keamanan luar negeri mengenai masalah Afghanistan di Kremlin di Moskow pada 8 Februari 2023. 

Dalam kunjungannya ke Washington, DC, pada hari Kamis (7/12/2023), Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai "penopang utama" koalisi Barat yang mendukung perjuangan Ukraina melawan Rusia.

Cameron pun mendesak anggota parlemen AS untuk"meningkatkan dukungan" Ukraina dengan mengeluarkan paket bantuan untuk Kyiv.

"Hal terburuk di dunia adalah membiarkan Putin menang di Ukraina," urainya.

Baca juga: Info Terkini Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-654: Ukraina Tembak Jatuh 14 Rudal Rusia

Vladimir Putin hampir dipastikan bakalan mencalonkan diri dalam Pilpres Rusia 17 Maret 2024
Vladimir Putin hampir dipastikan bakalan mencalonkan diri dalam Pilpres Rusia 17 Maret 2024 (AFP)

Ukraina Kecam Pemilu Rusia di Wilayah Pendudukan

Minggu ini, Majelis tinggi Rusia menetapkan pemilihan presiden pada bulan Maret 2023.

Ketua Majelis Valentina Matviyenko mengatakan penduduk di empat wilayah Ukraina yang diduduki akan dapat memilih untuk pertama kalinya.

Kyiv juga mengecam rencana mengadakan pemilu Rusia di wilayah pendudukan.

Rekomendasi Untuk Anda

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan pemilihan tersebut "batal demi hukum" dan berjanji untuk mengadili setiap pengamat yang dikirim untuk memantau pemilihan tersebut.

"Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk secara tegas mengutuk niat Rusia untuk mengadakan pemilihan presiden di wilayah pendudukan Ukraina, dan untuk menjatuhkan sanksi terhadap mereka yang terlibat dalam organisasi dan tindakan mereka," kata Kementerian Luar Negeri Ukraina.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

 
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas