Direktur Mossad akan Bertemu dengan PM Qatar, Diskusikan Pembebasan Tawanan Hamas
Direktur Mossad dikabarkan akan bertemu dengan PM Qatar untuk membicarakan kelanjutan gencatan senjata sekaligus pertukaran tawanan Israel-Hamas.
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNNEWS.COM - Direktur badan mata-mata Israel Mossad, David Barnea, diperkirakan akan bertemu dengan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di Eropa akhir pekan ini, Axios melaporkan.
Keduanya dilaporkan akan membahas kelanjutan negosiasi kesepakatan pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza, ungkap dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Pertemuan ini akan menjadi pertemuan pertama antara pejabat senior Israel dan Qatar sejak berakhirnya gencatan senjata tujuh hari pada 1 Desember lalu.
Sebelumnya, mediator Qatar menghubungi pejabat Israel akhir pekan lalu untuk mengetahui apakah ada minat untuk melakukan pembicaraan lagi mengenai kesepakatan pertukaran tawanan yang baru.
Para mediator menanyakan kepada tim perunding Israel apakah Israel akan menyetujui kesepakatan yang memungkinkan pembebasan sandera perempuan yang tersisa dengan imbalan jeda pertempuran yang berlangsung lebih dari satu hari, menurut sumber-sumber Israel.
Salah satu sumber mengatakan kesepakatan tersebut dapat mencakup “elemen kemanusiaan”, seperti pembebasan pria lanjut usia dan mereka yang memiliki kondisi medis serius, atau pembebasan sandera yang terluka parah.
Baca juga: Gencatan Senjata, Netanyahu Perintahkan Mossad Gelar Operasi Senyap Lenyapkan Bos Hamas
Akhir pekan lalu setelah usulan awal Qatar, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan anggota kabinet perang memutuskan untuk tidak mengizinkan pimpinan Mossad melakukan perjalanan ke Qatar.
Setelah mendapat reaksi keras terhadap keputusan tersebut, Netanyahu mengubah arah dan mengizinkan Barnea untuk terlibat dengan pihak Qatar.
Israel kemudian menyatakan kesediaannya untuk membahas perjanjian baru.
Pada hari Kamis (14/12/2023), Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan bertemu dengan Barnea di Tel Aviv selama dua jam.
Mereka membahas upaya untuk melanjutkan pembicaraan mengenai pembebasan sandera, kata Mossad dalam sebuah pernyataan.
Seorang pejabat senior AS mengatakan kepada wartawan bahwa AS dan Israel sedang berusaha mencari cara untuk membebaskan sandera.
Pejabat itu mengatakan ada beberapa ide dan inisiatif tentang bagaimana melakukan hal tersebut namun masih belum jelas apakah ada yang bisa digunakan.
IDF Tembak Sandera
Dilaporkan sebelumnya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan tiga sandera Israel dibunuh secara tidak sengaja di Gaza oleh tentara mereka sendiri.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.