Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Netanyahu Dicemooh saat Pidato Parlemen, Umbar Janji akan Bebaskan Sandera, tapi Minta Diberi Waktu

Umbar janji akan bebaskan sandera yang ditahan Hamas, Benjamin Netanyahu minta diberi lebih banyak waktu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Netanyahu Dicemooh saat Pidato Parlemen, Umbar Janji akan Bebaskan Sandera, tapi Minta Diberi Waktu
JACK GUEZ/AFP
(FILES) Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato selama kunjungannya ke pusat kendaraan udara tak berawak (UAV) Israel, di Pangkalan Udara Palmachim dekat kota Rishon LeZion pada 5 Juli 2023. - Saat berpidato pada Senin (25/12/2023), Netanyahu menghadapi cemoohan dari warganya yang mendesak agar para sandera yang ditahan Hamas, segera dibebaskan. 

TRIBUNNEWS.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menghadapi cemoohan warganya saat memberikan pidato di parlemen, Senin (25/12/2023).

Warga Israel, yang keluarganya disandera oleh Hamas sejak serangan 7 Oktober 2023, menuntut agar para tawanan segera dibebaskan.

"(Bebaskan tawanan) sekarang! Sekarang!" teriak keluarga para sandera saat Netanyahu berpidato, Senin, dikutip dari Al Arabiya.

Menanggapi cemoohan itu, Netanyahu berjanji akan membebaskan para sandera.

Ia bersumpah akan terus menyerang Gaza sampai berhasil mengalahkan Hamas.

Baca juga: Netanyahu Akui Israel Rugi Besar, Bersumpah akan Terus Menyerang Gaza, Berdalih Lindungi Nyawa IDF

"Kami tidak akan berhenti sampai (meraih) kemenangan," tegas Netanyahu di tengah teriakan para pengunjuk rasa.

Meski demikian, Netanyahu meminta lebih banyak waktu untuk mewujudkan janjinya membebaskan para sandera yang saat ini ditahan oleh Hamas.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan pihaknya tidak bisa membebaskan sandera begitu saja tanpa adanya tekanan militer.

Namun, Netanyahu menekankan pihaknya tidak menyia-yiakan usaha apapun demi bisa membebaskan sandera.

"Lebih banyak waktu diperlukan (untuk membebaskan sandera)."

"Kami tidak akan bisa membebaskan sandera tanpa tekanan militer," urai dia.

"Kami, saya, dan rekan-rekan, tidak akan menyia-nyiakan upaya apapun untuk memulangkan semua sandera," imbuhnya.

Pidato Netanyahu ini disampaikan setelah partainya, Likud, melaporkan kunjungan ke Gaza pada Senin.

Likud dan Netanyahu sama-sama berjanji akan meningkatkan serangan tentara di wilayah Palestina.

"Kami baru saja kembali dari Gaza," kata Netanyahu, menurut pernyataan Likud.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas