Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Genderang Perang di Laut Merah Segera Ditabuh, Inggris dan AS Kompak Bersiap Serang Houthi

Inggris dan AS dilaporkan sedang mempersiapkan serangan terhadap Houthi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Genderang Perang di Laut Merah Segera Ditabuh, Inggris dan AS Kompak Bersiap Serang Houthi
AFP
Foto yang dirilis tanggal 22 November 2023 memperlihatkan kapal kargo Galaxy Leader (kanan) disita oleh kelompk Houthi. Kapal itu dibawa ke sebuah pelabuhan di Laut Merah. 

TRIBUNNEWS.COM - Inggris dilaporkan sedang bersiap melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi.

Houthi akan diserang karena kelompok asal Yaman itu mengganggu kapal-kapal Israel dan Barat yang melintas di Laut Merah.

Inggris disebut akan bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dan negara Eropa lainnya guna melancarkan serangan rudal di Laut Merah ataupun Yaman yang menjadi markas kelompok itu.

Dilansir dari The Times, sumber dari parlemen Inggris menyebut serangan itu bisa melibatkan pesawat tempur Angkatan Udara Inggris (RAF) atau HMS Diamond, sebuah kapal perusak.

Inggris dan AS diperkirakan akan mengeluarkan pernyataan bersama.

Pernyataan itu berisi peringatan terakhir kepada kepada Houthi untuk menghentikan serangannya terhadap kapal-kapal di Laut Merah.

Jika Houthi terus melakukannya, kelompok itu akan menghadapi serangan militer dari Barat.

Rekomendasi Untuk Anda

Houthi yang kini menguasai Yaman telah menyerang puluhan kapal di Laut Merah sejak perang Israel-Hamas meletus tanggal 7 Oktober lalu.

Baca juga: Lawan Houthi, Inggris Siap Lancarkan Serangan Rudal hingga Libatkan Pesawat Tempur

Terbaru pada hari Sabtu, (30/12/2023, Houthi menyerang kapal Maersk Hangzhou yang dioperasikan oleh Denmark.

Kemudian, helikopter Angkatan Laut AS menenggelamkan tiga perahu Houthi yang ingin menaiki kapal itu pada hari Minggu.

Barat menderita karena serangan Houthi

Serangan militan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah yang terafiliasi dengan Israel membuat Barat menderita.

Sebelumnya, pemimpin Houthi mengaku menargetkan kapal-kapal Israel sebagai pembalasan atas kekejaman Israel di Gaza.

Dikutip dari Russian Today, Houthi tampaknya tidak hanya menargetkan kapal Israel, tetapi juga kapal negara-negara Barat.

Perusahaan-perusahan ekspedisi pengiriman kemudian menangguhkan operasinya di Laut Merah karena serangan Houthi itu.

Baca juga: Perang Terbuka Laut Merah Dimulai, AS Tenggelamkan Kapal Yaman, Houthi Siap Balas Kematian Pasukan

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas