Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Update Gempa di Jepang: Tim Evakuasi Selamatkan Nenek 80 Tahun yang Tertimbun 3 Hari Lebih di Wajima

Wanita lanjut usia tersebut diketahui terjebak di bagian bawah rumah tinggalnya selama 72 jam lebih dari kejadian gempa.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Bobby W
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Update Gempa di Jepang: Tim Evakuasi Selamatkan Nenek 80 Tahun yang Tertimbun 3 Hari Lebih di Wajima
Tangkap layar Youtube Jiji Press
Pasukan Pemadam Kebakaran Kota Osaka menyelamatkan Setsuko Soto (80) yang terjebak di runtuhan bangunan selama 72 jam lebih di Kota Wajima 

TRIBUNNEWS.COM - Tim penyelamat di Jepang terus melakukan upaya pencarian korban gempa di Semenanjung Noto pada awal pekan ini.

Kabar menggembirakan pun datang dari salah satu upaya evakuasi yang dilakukan di Kota Wajima, prefektur Ishikawa.

Seorang wanita berusia 80 tahun berhasil diselamatkan dari reruntuhan gedung.

Dikutip Tribunnews dari Asahi TV, wanita lanjut usia tersebut diketahui terjebak di bagian bawah rumah tinggalnya selama 72 jam lebih dari kejadian gempa.

Baca juga: Kerugian akibat Gempa Magnitudo 7,6 di Ishikawa Jepang Diperkirakan Capai 100 Miliar USD

Beruntung bagian bawah rumah yang hancur tertekan oleh lantai dua yang roboh tersebut tak sampai merenggut nyawanya.

Penyelamatan tersebut terjadi pada hari keempat evakuasi setelah gempa pada Kamis (4/1/2024), sekitar pukul 4:30 sore waktu setempat.

Wanita tersebut diketahui bernama Setsuko Soto.

Rekomendasi Untuk Anda

Setsuko berhasil diselamatkan oleh Pasukan Pemadam Kebakaran Kota Osaka yang turut membantu evakuasi di kota Wajima.

Sosoknya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut meskipun dirinya ditemukan masih dalam keadaan sadar.

Namun demikian, anak kedua Setsuko yang tinggal bersamanya tak selamat dari gempa tersebut.

Sosok pria berusia 58 tahun yang tinggal bersamanya itu ditemukan tewas selama menemani ibundanya di reruntuhan.

Putra tertua dari Setsuko yang mengunjungi lokasi kejadian, Takeshi Soto (60) mengaku sedih namun merasa bersyukur sang adik rela mengorbankan dirinya untuk melindungi sang ibu.

"Adik saya melindungi ibu... dan karena itu adik saya mungkin berhasil mencegah hipotermia ibu saya dengan kehangatan tubuhnya."

Proses evakuasi di Wajima sendiri masih terus dilanjutkan guna mencari sejumlah korban lainnya yang masih terjebak seperti Setsuko Soto dan keluarganya.

Proses Evakuasi Terganggu Gempa Susulan

Orang-orang berdiri di dekat retakan besar di trotoar setelah mengungsi ke jalan di kota Wajima, prefektur Ishikawa pada 1 Januari 2024, setelah gempa bumi besar berkekuatan 7,5 melanda wilayah Noto di prefektur Ishikawa pada sore hari. Gelombang tsunami setinggi lebih dari satu meter menghantam Jepang tengah pada tanggal 1 Januari setelah serangkaian gempa bumi dahsyat yang merusak rumah-rumah, menutup jalan raya dan mendorong pihak berwenang mendesak masyarakat untuk lari ke tempat yang lebih tinggi.
 (Photo by Yusuke FUKUHARA / Yomiuri Shimbun / AFP)
Orang-orang berdiri di dekat retakan besar di trotoar setelah mengungsi ke jalan di kota Wajima, prefektur Ishikawa pada 1 Januari 2024, setelah gempa bumi besar berkekuatan 7,5 melanda wilayah Noto di prefektur Ishikawa pada sore hari. Gelombang tsunami setinggi lebih dari satu meter menghantam Jepang tengah pada tanggal 1 Januari setelah serangkaian gempa bumi dahsyat yang merusak rumah-rumah, menutup jalan raya dan mendorong pihak berwenang mendesak masyarakat untuk lari ke tempat yang lebih tinggi. (Photo by Yusuke FUKUHARA / Yomiuri Shimbun / AFP) (AFP/YUSUKE FUKUHARA)
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas