Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Suaminya Didemo Besar-besaran, Sarah Netanyahu Dibentak-bentak Saat Bertemu Keluarga Sandera Israel

Insiden itu terjadi setelah Sarah melontarkan kritik keluarga sandera Israel dalam sebuah pertemuan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Suaminya Didemo Besar-besaran, Sarah Netanyahu Dibentak-bentak Saat Bertemu Keluarga Sandera Israel
tangkap layar
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bersama istrinya, Sarah. 

Tak diketahui secara pasti berapa jumlah warga Israel yang ikut turun ke jalanan kali ini.

Namun melansir dari The Time Of Israel, jumlah orang yang hadir di alun-alun tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa minggu terakhir saat hanya puluhan hingga ratusan orang berkumpul.

Hingga jadi yang terbesar yang pernah tercatat dalam Sejarah Israel selama perang dengan Hamas di Gaza Meletus.

“Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya karena, sepanjang awal perang ini, semua orang telah sepakat, termasuk para pengunjuk rasa anti-pemerintah, bahwa mereka perlu bersatu pada saat terjadi perang, pada saat para tawanan masih ditahan di Gaza, kata Sara Khairat dari Al Jazeera, melaporkan dari Tel Aviv.

"Ini memberi Anda gambaran betapa marahnya beberapa orang ini,” imbuhnya.

Baca juga: Brigade Al-Qassam Kirim Pesan ke Keluarga Tawanan Tentara Israel: Jangan Percaya Netanyahu

Netanyahu Disebut Gagal Pimpin Israel

Sebagai informasi, demo seperti ini hampir digelar warga Israel di setiap akhir pekan sebelum perang tanggal 7 Oktober.

Rekomendasi Untuk Anda

Warga Israel melakukan aksi unjuk rasa menentang pemerintahan Netanyahu yang diduga melakukan berbagai pelanggaran hukum.

Para demonstran juga menilai Netanyahu adalah gambaran tokoh pemimpin yang gagal menyelamatkan lebih dari 200 tawanan Hamas.

Imbas masalah ini popularitas Netanyahu di Israel perlahan mulai memudar.

Dalam jajak pendapat di surat kabar Maariv pada 18-19 Oktober lalu bahkan nama Benjamin Netanyahu kalah saing dengan mantan menteri pertahanan Benny Gantz.

Kerabat dan pendukung memegang plakat bergambar sandera Israel yang ditahan di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan, dalam unjuk rasa yang menyerukan pembebasan mereka, di Tel Aviv pada 30 Desember 2023.
Kerabat dan pendukung memegang plakat bergambar sandera Israel yang ditahan di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan, dalam unjuk rasa yang menyerukan pembebasan mereka, di Tel Aviv pada 30 Desember 2023. (AHMAD GHARABLI / AFP)

“Netanyahu akan mundur. Sama seperti pejabat tinggi militer, intelijen, dan GSS (badan intelijen). Karena mereka gagal,” tulis surat kabar harian Israel Hayom.

Lebih lanjut Ketika ditanya siapa yang paling bersalah atas serangan Gaza, 44 persen warga Israel menyalahkan Netanyahu.

Sementara 33 persen menyalahkan kepala staf militer dan pejabat senior IDF, dan 5 persen menyalahkan Menteri Pertahanan.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas