Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pangeran Faisal: Negara Palestina Merdeka, Arab Saudi akan Akui Israel

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan apabila Israel minta untuk diakui, maka harus ada kesepakatan yang tercapai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pangeran Faisal: Negara Palestina Merdeka, Arab Saudi akan Akui Israel
FABRICE COFFRINI / AFP
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al-Saud menghadiri sesi pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan apabila Israel minta untuk diakui, maka harus ada kesepakatan yang tercapai.

Menurut Pangeran Faisal, kesepakatan yang harus dicapai antara Arab Saudi dan Israel adalah mengenai status kenegaraan bagi Palestina.

“Kami setuju bahwa perdamaian regional mencakup perdamaian bagi Israel, namun hal itu hanya dapat terjadi melalui perdamaian bagi Palestina melalui negara Palestina,” kata Pangeran Faisal bin Farhan pada panel di Forum Ekonomi Dunia di Davos, The New Arab.

Ia juga mengatakan pengakuan ini merupakan bagian dari perjanjian politik yang lebih luas.

Pangeran Faisal menegaskan pembentukan negara Palestina merupakan salah satu upaya untuk menjaga perdamaian regional.

“Sesuatu yang telah kami kerjakan bersama pemerintah AS, dan ini lebih relevan dalam konteks Gaza," katanya.

Adanya pengakuan dari Arab Saudi merupakan hadiah besar bagi Israel.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasalnya, Israel sebelumnya hanya menjalin hubungan dengan beberapa negara di Timur Tengah.

Sebelum adanya konflik di Gaza pada 7 Oktober 2023, Arab Saudi mempertimbangkan hubungan dengan Israel.

Namun setelah adanya perang tersebut, Arab Saudi menunda rencana yang didukung AS agar kerajaan tersebut menormalisasi hubungan dengan Israel.

Palestina menginginkan sebuah negara di wilayah yang direbut Israel dalam perang tahun 1967, dengan Yerusalem Timur yang diduduki sebagai ibu kotanya.

Baca juga: Pasukan Cadangan IDF Tarik Mundur dari Gaza, Sebut Kurang Pelatihan Serius

Negosiasi yang disponsori AS dengan Israel untuk mencapai tujuan tersebut terhenti lebih dari satu dekade lalu.

Ada perselisihan antara otoritas Palestina yang didukung Barat dan Hamas yang menolak hidup berdampingan dengan Israel.

Pangeran Faisal berjanji akan mewujudkan masa depan yang baik bagi Palestina dan Israel.

“Ada jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi kawasan ini, bagi Palestina, dan bagi Israel, yaitu perdamaian, dan kami berkomitmen penuh untuk mewujudkannya,” kata Pangeran Faisal.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas