Dibombardir 18 Serangan, Houthi Yaman Bersumpah akan Membalas Serangan Udara Terbaru AS-Inggris
Tentara Houthi Yaman bersumpah akan menanggapi serangan udara terbaru AS-Inggris.
Penulis: Muhammad Barir
![Dibombardir 18 Serangan, Houthi Yaman Bersumpah akan Membalas Serangan Udara Terbaru AS-Inggris](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/brigadir-yahya-saree-juru-bicara-militer-huthi-yaman_20240114_113913.jpg)
Anggota Dewan Politik Tertinggi gerakan perlawanan Ansarallah Yaman, Mohammad Ali al-Houthi, mengatakan pada 21 Januari bahwa 64 kapal komersial yang tidak terkait dengan Israel atau menuju pelabuhan Israel telah diizinkan melewati Laut Merah dengan aman dengan menyiarkan pesan “tidak kontak dengan Israel” melalui sistem identifikasi mereka.
Namun, serangan AS dan Inggris telah menempatkan kapal-kapal yang terkait dengan Washington dan London dalam situasi genting.
“Operasi kami akan mencakup kapal-kapal Amerika dan Inggris, dan agresi [AS-Inggris] tidak akan mengubah posisi kami,” kata pemimpin Ansarallah Abdel Malik al-Houthi pada tanggal 18 Januari.
Beberapa kapal AS telah diserang oleh Ansarallah dan tentara Yaman sebagai respons terhadap serangan udara AS dan Inggris baru-baru ini di Yaman, serta sebagai respons terhadap serangan AS sebelumnya pada akhir Desember, yang menewaskan sepuluh perwira angkatan laut Yaman.
Serangan terbaru di Yaman terjadi setelah Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada 22 Januari bahwa mereka telah menyerang kapal kargo militer AS, Ocean Jazz.
“Angkatan laut Angkatan Bersenjata Yaman melakukan operasi militer yang menargetkan kapal kargo militer Amerika (OCEAN JAZZ) di Teluk Aden, menggunakan rudal angkatan laut yang sesuai,” bunyi pernyataan itu. Washington membantah serangan itu.
(Sumber: The Cradle)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.