Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rehan Zeb Khan, Kandidat Pemilu Pakistan yang Didukung PTI Ditembak Mati saat Kampanye

Rehan Zeb Khan, seorang kandidat pemilu Pakistan yang didukung PTI ditembak mati saat kampanye. Pakistan memanas jelang pemilu pada 8 Februari 2024.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rehan Zeb Khan, Kandidat Pemilu Pakistan yang Didukung PTI Ditembak Mati saat Kampanye
X
Rehan Zeb Khan (kiri) berfoto dengan mantan PM Pakistan dan pendiri PTI, Imran Khan (kanan). Rehan Zeb Khan yang berafiliasi dengan partai PTI ditembak mati saat kampanye di Bajaur, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Rabu (31/1/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Rehan Zeb Khan, seorang kandidat independen yang didukung oleh Partai Thereek-e-Insaf (PTI) yang didirikan oleh Imran Khan, ditembak mati saat kampanye, Rabu (31/1/2024).

Rehan Zeb Khan meninggal dunia karena luka yang dideritanya.

"Rehan Zeb Khan ditembak mati oleh penyerang tak dikenal saat di berkampanye," kata Rasheed Khan, Kepala Polisi setempat.

Sebelum ditembak, Rehan Zeb Khan mengunjungi distrik suku Bajaur, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Ia mencalonkan diri dalam pemilihan dari daerah pemilihan Majelis Nasional NA-8 di Distrik Bajaur Khyber Pakhtunkhwa.

Segera setelah penembakan itu, Rehan Zeb Khan dipindahkan ke rumah sakit AHQ Khar dalam kondisi kritis tetapi dia meninggal karena luka-lukanya.

Dalam penembakan itu, tiga orang lainnya terluka akibat pecahan peluru.

Rekomendasi Untuk Anda

"Insiden tersebut tampaknya merupakan pembunuhan yang ditargetkan," kata Petugas Polisi Distrik Bajaur Kashif Zulfiqar kepada Dawn, Rabu.

Aparat penegak hukum sedang melakukan operasi pencarian di daerah tersebut.

PTI Kutuk Serangan Terhadap Kandidat yang Didukungnya

PTI mengutuk keras pembunuhan Rehan Zeb Khan.

Baca juga: Jual Hadiah Negara, Mantan PM Pakistan Imran Khan dan sang Istri Dihukum 14 Tahun Penjara

"Fakta bahwa kandidat yang berafiliasi dengan PTI dan pertemuan mereka menjadi sasaran teroris. Ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap keadilan pemilu," kata PTI dalam pernyatannya, Rabu malam.

PTI menyalahkan pemerintahan sementara yang tidak mampu melindungi kandidat pemilu.

"Setelah serangan di rapat umum PTI di Sibi, tanggung jawab atas pembunuhan calon anggota Majelis Nasional (Rehan Zeb Khan) ada pada pemerintahan sementara yang tidak kompeten," lanjutnya.

PTI menuntut penyelidikan atas serangan itu dan mereka yang bertanggung jawab harus dihukum.

Sementara itu, pemimpin PTI sekaligus pengacara Gohar Ali Khan mengatakan serangan itu adalah pembunuhan berencana.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas