Kabinet Netanyahu Terancam Pecah, para Menteri Israel Tolak Rencana Pembebasan Sandera
Kepemimpinan Netanyahu terancam pecah usai para Menteri menolak rencana gencatan senjata di Jalur Gaza Palestina
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Febri Prasetyo
Mereka menilai tindakan Halevi memasukan Shaul Mofaz kedalam panel merupakan sebuah kesalahan.
"Anda menunjuk Mofaz? Apakah Anda gila!?" seru Menteri Transportasi dan Keselamatan Jalan Miri Regev kepada Halevi, menurut penyiar Kan News.
“Kami tak menyukai keputusan itu, Mofaz bisa membalikkan keadaan seperti yang terjadi pada 2005 silam,” imbuhya.
Netanyahu Didesak Mundur Dari Partai Sendiri
Belakangan ini Partai Likud, partai pimpinan Netanyahu, dikabarkan berbalik arah melawannya.
Pemimpin oposisi Yair Lapid menyatakan dalam akun X bahwa Partai Yesh Atid siap melakukan voting bersama Partai Likud untuk mengganti Netanyahu.
Netanyahu pun dilaporkan mulai ketakutan partainya bergabung dengan oposisi untuk menggulingkan dia, demikian dilaporkan Anadolu Agency.
"Ancaman pemberontakan melawan Netanyahu di dalam Partai Likud dan pergerakan bersama oposisi untuk menggulingkannya semakin kuat baru-baru ini," tulis media Israel, Yedioth Ahronoth.
"Kritik dari partai dan anggota-anggota koalisi Likud semakin meningkat ditengah upaya melawan Netanyahu," demikian laporan dari Yedioth Ahronoth.
(Tribunnews.com/ Namira Yunia)
Baca tanpa iklan